
TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menghadiri sekaligus memimpin Rapat Koordinasi bersama tim Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan Kota Ternate.
Rapat tersebut digelar dalam rangka pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tahun 2024 yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Ternate, yang dihadiri Kepala OPD terkait pada Rabu, (3/4/2024).
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly saat diwawancarai Terbitmalut.com mengatakan, rapat bersama tim UHC itu dengan tujuan untuk melakukan optimalisasi capaian-capaian yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota, untuk mendorong warga Kota Ternate agar mendapatkan akses kesehatan yang baik dan maksimal yang sudah diwujudkan di dalam APBD tahun sebelumnya.
“Intinya, untuk UHC ini menjadi kewajiban pemerintah kota, sesuai dengan amanat pemerintah pusat untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warganya, itu sama dengan komitmen pemerintah kota Ternate,”tutur Rizal.
Menurut Sekda, beberapa pagu anggaran yang dialokasikan di dalam APBD di Dinas Kesehatan itu kurang lebih Rp. 8 miliar lebih itu, dengan tujuan menjaminkan kepada seluruh warga harus terdaftar, maka peran lurah harus lebih aktif, agar bisa mendaftarkan warganya sebagai peserta UHC.
“Alhamdulillah, sampai dengan tahun terakhir 2023 itu sudah capai ribuan masyarakat yang terdaftar dalam program UHC. Tapi ada juga warga yang terdaftar, sehingga rapat ini juga dalam rangka kita mensinergikan itu bersama BPJS Kesehatan Kota Ternate,”ungkapnya.
Kata RM, sapaan akrab Rizal Marsaoly, bahwa forum komunikasi, implementasi strategis capaian UHC tingkat Kota Ternate itu, tidak kerja sendiri-sendiri, tapi kerja tim word. Sehingga, BPJS Kesehatan juga membutuhkan dukungan pemkot untuk bagaimana iuran yang setiap tahun dialokasikan pemkot itu harus di baringin program pendataan yang lebih maksimal juga di lapangan.
“Tahun ini juga, pemkot alokasikan Rp. 8 miliar yang melekat di Dinkes untuk program UHC ini, maka dengan anggaran itu harus menjauh sekian ribu masyarakat juga untuk terdaftar di program UHC,”harap Sekda.
Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate, dr. Meryta O. Rondonuwu menyampaikan, forum komunikasi ini merupakan kegiatan rutin BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah, terkait dengan program jaminan kesehatan Nasional (JKN).
“Di tahun 2023, program JKN itu sudah capai 100 persen UHC dari jumlah peserta yang dijamin lewat JKN. Hal yang sama juga di tahun 2024 sampai pada bulan Maret itu sudah capai 100 persen juga atau 202 ribu lebih peserta JKN, yang dilihat dari data jumlah penduduk terkini iri 204 ribu itu sudah tercover semua,”ungkapnya.
Kemungkinan data ini akan bertambah, karena sesuai penyampaian dari Dinkes itu, setiap bulan Warga Kota Ternate terus mendaftar sebagai peserta JKN yang ditanggung oleh pemerintah kota Ternate.
“Jadi pertambahan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini mengikuti bertambahnya jumlah penduduk di Kota Ternate,”pungkasnya. (**)
Editor : Sukur