
TERNATE, TERBITMALUT.COM — Ruang publik Pantai Falajawa Kota Ternate, akan diresmikan bersamaan dengan launching Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-773, yang direncanakan pada Sabtu, (2/12/2023) bertempat di kawasan Pantai Falajawa.
Peresmian dan launching akan dilakukan secara langsung Wali Kota Ternate, Maluku Utara, Dr. M. Tauhid Soleman.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly mengatakan, pemerintah Kota Ternate, melalui Panitia HAJAT ke-773 merencanakan akan melaksanakan launching Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-773 pada Sabtu, 2 Desember 2023 lusa.
“Dalam acara launching HAJAT itu, akan dilakukan bersamaan dengan beberapa agenda, salah satunya peresmian pemanfaatan ruang publik Pantai Falajawa, yang akan diresmikan oleh Wali Kota Ternate,” katanya Kamis, (30/11/2023).
Menurut Rizal, ruang publik Pantai Falajawa ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung warga Kota Ternate dalam melakukan aktivitas renang (batobo).
“Memang ruang publik Pantai Falajawa ini memang sudah lama, tapi di perbaiki kembali atau di tata ulang. Sehingga ini penting dan pastinya ditunggu-tunggu masyarakat kota Ternate, yang selama ini dalam proses pekerjaan masih ditutup dengan pagar pembatas,”ucap Kaban Bappelitbangda.
Nanti malam juga, lanjut Rizal akan dilakukan pembersihan lokasi kawasan pantai Falajawa dan besoknya Jumat, (1/12/2023) akan dilakukan bakti sosial bersama dengan beberapa OPD, seperti Dishub, Damkar dan Satpol-PP, untuk persiapan kegiatan launching HAJAT.
“Sehingga, warga kota sudah bisa menikmati fasilitas publik Pantai Falajawa. Karena, sudah ada beberapa fasilitas pendukung, yang memang sebelumnya belum ada. Yakni ada pergantian lanskap yang baru, tempat duduk, kamar mandi, tempat sampah, penerangan atau lampu dan sarana fasilitas pendukung lainnya yang dibuat untuk para pengunjung,”ungkapnya.
Mantan Kadis Pariwisata itu menambahkan, memang daya tarik tersendiri pantai Falajawa adalah adanya ruang renang atau disebut tangga batobo dengan jumlah dua tangga.
“Sehingga di tahun 2024, kita merencanakan untuk menambahkan tangga renang atau batobo, untuk dipisahkan bagi laki-laki dan perempuan. Dan karena kita ingin bahwa ruang publik itu betul-betul representasi bagi warga kota,”pungkasnya. (**)