
“Elang-Rahim Adalah Pemimpin Yang Inspiratif”
Oleh : Syarief Albaar (Pemerhati Demokrasi)
SEJAUH, ini politik halmahera tengah dihiasi dengan gejolak dinamika intern yang mengakibatkan hujatan terhadap masing-masing calon Bupati. Halmahera tengah adalah salah satu daerah di maluku utara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, tak heran para politisi hingga birokrat ingin menguasai daerah tersebut, entah motivasi membangun ataukah hanya mencari keuntungan.
Tak hanya itu, haus kekuasaan ini pun ingin dirasakan oleh orang yang bukan anak daerah setempat entah apa yang menjadi kecanduan belaka. ”Hanya Anak Fagogoru yang memahami Denyut Nadi Masyarakat Kita,”(Kutipan ; Elang).
Politik di indonesia saat ini didominasi oleh pribumi tak heran jawa sentris selalu menjadi hitungan dalam kanca nasional, maka sama halnya terjadi di daerah kabupaten/kota dan Provinsi bahwa politik identitas tidak bisa diabaikan bahkan di geser karena itu menjadi satu kunci utama dalam pembangunan dengan rasa peduli untuk membangun daerahnya sendiri.
Terbukti, pada periode 2017-2022 pembangunan infrastruktur, Jalan Hotmix yang menghubungkan antar kecamatan dan desa, Jaringan telekomunikasi yang bekerjasama dengan pihak telkomsel, lampu yang sudah 24 jam dirasakan masyarakat Halmahera Tengah, sektor ekonomi Pembangunan pasar rakyat weda, plaza weda, di sektor pendidikan, bantuan studi bagi anak daerah untuk S1, S2, S3 bahkan ada yang di khususkan yaitu bantuan studi untuk kedokteran dan masih banyak lagi yang tidak penulis ulas lebih lengkap, tapi yang sungguh tertarik adalah keberanian sang Elang membangun GOR.
Sungguh ambisi membangun daerah yang tidak tanggung-tanggung, dari semua pembangunan yang berlangsung yang paling mahal adalah pemimpin yang selalu menjaga silaturahmi antar masyarakat dan hubungan sosial tetap terjaga. Menghapuskan dosa sejarah yang melahirkan sebuah tatanan masyarakat yang baik itulah mengapa penulis merasa bangga terhadap sosok pemimpin dikala itu. Kini masuk dalam tahun politik, segala indikator serta ciri-ciri pemimpin menurut masyarakat halteng sudah ada tinggal saja bagaimana melihat kedaulatan rakyat pada 27 November mendatang.
Di akhir tulisan, penulis mengajak untuk tetap menjaga sopan santun dalam berdinamika. Sepanjang itu masih menjadi cita-cita membangun dia adalah putra-putri terbaik yang dimiliki oleh rakyat halmahera tengah. (**)
Salam Fagogoru..!