
TERNATE, TERBITMALUT.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate, pada Rabu, (12/7/2023) malam menggelar rapat bersama sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) terkait dana Hibah Koni tahun sebesar Rp. 2,8 miliar yang belum juga direalisasikan oleh Pemerintah Kota Ternate di tahun 2023.
Hal itu disampaikan Ketua Koni Kota Ternate, Muhammad Ghifari Bopeng saat menggelar rapat bersama dengan sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) yang dilangsungkan di Kantor Koni Kota Ternate.
Menurut Ghifar, pada intinya Koni Kota Ternate tetap menerima tuntutan dan masukan terkait masalah dana hibah anggaran kegiatan di Koni.
“Tadi malam kita sudah menerima para ketua Cabang Olahraga di Kota Ternate terkait dengan tuntutan mereka soal anggaran, karena ada beberapa Cabor sudah melaksanakan program kerja,” katanya.
Bahkan, lanjut Ghifar, ada Cabor yang sudah melaksanakan seleksi Pra PON dan persiapan mengikuti Pra PON.
“Selanjutnya aspirasi ini akan disampaikan ke Pemkot dan DPRD, sehingga seluruh kegiatan olahraga di Kota Ternate ini bisa berjalan normal,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Pertina Kota Ternate, Hamka Midun menyampaikan, kehadiran kita di kantor Koni Kota Ternate, dalam rangka menanyakan dana Hibah yang belum diakomodir oleh Pemkot Ternate dan DPRD.
Karena menurutnya, kegiatan program yang dijalankan selama ini dalam satu tahun ini sudah jalan. Dan kegiatan itu kita gunakan uang pribadi bukan dana hibah Pemkot Ternate.
“Sehingga itu kami merasa sedih teman-teman Cabor yang lain harus mencari dana sendiri bahkan menggunakan uang pribadi untuk menjalankan Program Koni,” ucapnya.
Lanjutnya, jika dalam APBD Perubahan 2023 ini tidak diakomodir Dana Hibah untuk Koni Kota Ternate. Maka kami tegaskan akan siap duduki Kantor Wali Kota dan DPRD sebagai rasa kekecewaan kami terhadap Pemerintah Kota.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Muaythai Kota Ternate, Buchari Muhidin bahwa, di tahun 2023 dana Hibah untuk Koni tidak ada sama sekali. Padahal di tahun-tahun sebelumnya Dana Hibah untuk Koni itu ada.
“Jika Pemerintah Kota Ternate tidak memperhatikan Olahraga, bagaimana Daerah ini mau maju. Karena salah satu instrumen kemajuan daerah adalah Olahraga,” ungkapnya.
Buchari menyampaikan, hal ini sudah tertuang dalam UU atau regulasi. Dan setahu kami dari Cabor Koni Kota Ternate sudah sampaikan usulan-usulan sejak Desember 2022 dan sampai bulan Juli 2023 belum juga direalisasikan.
Maka dari itu, lanjutnya, dana yang didapatkan dari Cabor adalah hasil dari pinjaman Koni ke pihak ketiga dan saat ini Koni masih berhutang di pihak ketiga, cuman karena berfikir bagaimana program di setiap Cabor ini harus jalan.
“Maka kami berharap kepada Pemerintah Kota dan DPRD agar merealisasikan dana hibah untuk Koni sebesar Rp. 2,8 miliar di tahun ini. Jika tidak kami 24 Cabor, para atlet, Pelatih dan Wasit akan menduduki Kantor Wali Kota dan DPRD,” tambahnya. (**)
Penulis : Sukur
Editor : Redaksi