
TOBELO, TERBITMALUT.COM — Polres Halmahera Utara (Halut) melaksanakan Kegiatan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo Pada hari Jumat, (31/6/2024).
Sesuai surat Pemberitahuan aksi unras yang diterima, bahwa aksi dilaksanakan di kawasan Kantor Bupati Halut, namun yang dilaksanakan masa aksi berlangsung di empat titik, yaitu di kantor DPRD, Kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah(BKAD), Hotel Marahai Park, serta Hotel Greenland.
Aksi demo bertempat di dalam kantor DPRD Halut Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara itu, massa aksi yang berjumlah kurang lebih 20 orang dengan korlap Rivaldo Djini , dikawal oleh personel gabungan yang terdiri dari satu peleton satuan samapta dan personil intelkam yang dipimpin oleh Kasat Samapta Iptu Rujiono Tjuluku.
Adapun Penyampaian dan sikap masa aksi yakni dengan kondisi daerah yang sementara tidak baik-baik saja, Pemerintah daerah justru mengambil langkah yang tidak pro terhadap kepentingan daerah, yakni mengundang dua artis papan atas diantaranya Mongol dan Mario G. Klao untuk hadir dan meriahkan HUT tersebut.
“Dalam penyampaian Aksi para pendemo bahwa mereka akan mengobrak abrik dan memastikan konser hari ini dibatalkan dan siap menerima segala konsekuensinya”, ucap salah satu orator.
Dalam pelaksanaan tugas pengamanan, personel Polres Halmahera selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan lainnya seperti TNI serta pihak terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas.
“Langkah-langkah persuasif telah dilakukan dengan menghimbau kepada korlap dan massa aksi unras Agar tidak berbuat hal-hal negatif sehingga kegiatan aksi unjuk rasa dapat berjalan lancar tanpa mengganggu Ketertiban umum,”ujar Kapolres Halut, AKBP, Moh. Zulfikar Iskandar.
Kapolres menjelaskan bahwa pengamanan aksi unras yang dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo itu sudah sesuai SOP, yang mana sebelum dilakukan pengamanan, sebagai perwira pengendali memberikan arahan atau APP kepada personil tentang tugas pengamanan yang akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi atau lokasi yang akan dijadikan sasaran massa aksi.
Dan setiap pergerakan massa aksi selalu dimonitoring oleh personil kami khususnya dari satuan intelijen, namun yang disesalkan aksi yang dilakukan baik di kantor DPRD, kantor BKAD Halut, hotel marahai maupun hotel Greenland itu tidak sesuai dengan surat pemberitahuan yang masuk dengan sasaran hanya di kantor bupati halut.
“Namun demi terciptanya Kamtibmas anggota kami tetap melakukan pengawalan terhadap massa aksi baik pam terbuka maupun pam tertutup demi menjamin terciptanya situasi yang kondusif,”jelas Kapolres.
Zulfikar menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan rapat pleno penetapan anggota DPRD terpilih Kabupaten Halmahera Utara periode 2024-2029 yang bertempat di hotel Grand land oleh KPUD , juga dilakukan pengamanan oleh personil polres halut baik secara terbuka maupun tertutup.
Sehingga pada saat terjadinya aksi, personil yang berjaga langsung melakukan upaya antisipasi dan melakukan langkah-langkah persuasif dengan meminta kepada massa aksi untuk membubarkan diri.
Karena, kehadiran personil Polres Halut dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa bertujuan untuk memastikan bahwa aksi tersebut berlangsung secara damai dan tertib.
“Kami hadir di sini untuk memberikan pengamanan dan menjamin hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapatnya dengan aman dan tertib sesuai dengan aturan,”pungkasnya. (**)
Penulis : Nawir
Editor : Sukur