ads
ads
ads

WEDA, TERBITMALUT.COM — Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menargetkan produksi beras di tahun 2024 sebanyak 2.800 ton dengan luasan 500 hektar padi.

Kadis Pertanian Halmahera Tengah, Yusmar Ohorella mengatakan, untuk target produksi beras Halmahera Tengah tahun 2024 pada pencanangan awal bulan Desember 2023 lalu sampai panen itu 110 hektar lahan padi.

“Dan ini masuk pada penanaman kedua di tahun 2024 itu target kita 500 hektar lahan padi dengan hasil produksi 2.800 ton,”ungkapnya kepada Terbitmalut.com di kantor Pertanian Selasa, (22/10/2024).

Menurutnya, lokasi produksi beras itu berada di wilayah Wairoro Indah, Trans Waleh dan Lembah Asri Kecamatan Weda Selatan. Dan pada saat ini, lahan yang sudah tertanam 65,5 hektar pada tanam kedua. Dan di Trans Waleh ada sekitar 7 hektar yang lagi pembersihan lahan.

“Jadi dari target 500 hektar lahan itu, sudah tertanam 65,5 hektar di Trans Waleh Kecamatan Weda Selatan. Dan jika ditambahkan dengan tanam pertama itu sudah sekitar 175,5 hektar lahan. Dan itu belum dihitung produksinya, nanti sudah selesai ditanam baru kita bisa hitung hasil produksi padi,”ujarnya.

Sementara, kata Yusmar pada tahun 2023 itu hasil produksi padi menjadi beras itu 1.344,5 ton dan di tahun 2022 itu sebanyak 1.590,40 ton beras.

“Jadi di tahun 2023 itu mengalami penurunan hasil produksi beras dari 1.590,40 ton beras di tahun 2022 menjadi 1.344,5 ton di tahun 2023. Untuk itu, Pemda melalui Distan akan menarget hasil produksi beras 2.800 ton di tahun 2024,”terangnya.

Yusmar juga menambahkan bahwa yang sering menjadi kendala adalah minimnya tenaga kerja atau petani di Halmahera Tengah.

“Padahal, ketersediaan lahan itu besar, petani nya minim ini yang menjadi problem saat ini. Bahkan Pemda telah menyediakan alat pertanian, pupuk, benih dan biaya tanam untuk para petani,”jelasnya. (Uku) 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *