
LABUHA TERBITMALUT.COM — Jembatan penghubung di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki meski sudah berlangsung lama sekitar 16 tahun.
Jembatan yang membentang diatas Sungai (kali) kompleks Asoamadi di samping asrama Danramil Saketa yang memiliki panjang kurang lebih 20 meter, telah mengalami kerusakan parah sejak tahun 2007. Jembatan yang patah dan tidak layak itu hanya disambung dengan tambahan material seadanya oleh warga sekitar.
Salah satu warga, Juna (27) menyampaikan, jembatan itu di gunakan setiap hari oleh warga, untuk keperluan sehari-hari. Namun, kini rusak dan hanya ditambahkan papan seadanya, jembatan tersebut sudah tidak bisa dilewati menggunakan kendaraan bahkan sudah jarang dilewati pejalan kaki. Kerusakan jembatan ini sudah perna di adu kan pada tahun 2021 lalu.
“Di pemerintahan Desa sebelumnya tahun 2021 lalu, pihak pemerintah Desa hanya datang foto jembatan ini tapi tidak ada perbaikan sama sekali,” kata Juna saat diwawancarai Terbitmalut.com Selasa, (13/6/2023).
Hal ini menunjukkan bahwa sudah ada itikad buat program perbaikan, tapi mungkin belum direalisasikan oleh pemerintah Desa sebelumnya. Jadi pemerintah Desa sekarang harus mengutamakan atau melanjutkan program pemerintah Desa sebelumnya untuk merenovasi jembatan ini.
“Jembatan ini harus diutamakan dalam hal program pembangunan dalam Desa, sebab jembatan ini sudah rusak bertahun-tahun lamanya,” ungkap Juna.
Juna pun menambahkan, bahwa ini tidak ada alasan mengatakan, bahwa ini pemerintahan baru jadi belum ada program untuk jembatan itu.
“Tapi, harus mengutamakan hal-hal emergency semacam ini, sebab ini jembatan umum yang menjadi aktivitas sehari-hari masyarakat untuk lewat. Dan ni murni kritikan terhadap pemerintah desa bukan keluarga jadi jangan arahkan ini di tempat yang salah,”tambahnya.
Penulis : Zikrun
Editor : Redaksi