
LABUHA TERBITMALUT.COM — Masyarakat desa Marabose, berharap ada perhatian dari Pemda melalui Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Selatan, terkait jalan utama menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) termasuk jalan utama siswa SMA Islam Misbahul Aulad Bacan dan SMPN Satap 69 Halsel, di desa Marabose RT 04/RW 01.
Hal itu lantaran jalan sudah rusak, bahkan sisa batu kerikil jalan aspal pun berhamburan di jalanan sehingga mudah terjadi kecelakaan, apalagi ketika hujan sering terdapat banyak air yang tergenang.
Ongen salah satu warga yang berdomisili di desa Marabose, ketika ditemui TerbitMalut.com Jumat, (28/7/2023) siang tadi mengaku, jika jalan tersebut sudah lama rusak. Namun belum ada perbaikan hingga saat ini.
“Iya, sudah lama rusak, semenjak saya tinggal di Marabose dari tahun 2018 jalan ini sudah rusak, apalagi jika hujan pasti tergenang air tepat di depan sekolah SMA meski sudah ditimbun,”kata Ongen.
Menurutnya, jika malam hari sering ada kecelakaan karena faktor jalanan yang rusak dan juga gelap, dan yang paling sering terjadi juga kerusakan pada kendaraan roda dua akibat banyaknya kerikil bekas aspal yang berhamburan di ruas jalan, seperti kebocoran ban dan lainnya.
Jalan ini, lanjutnya, juga adalah salah satu akses jalan utama warga Desa Marabose RT 04/RW 01 di sekitaran sekolah hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Akses jalan ini kan merupakan salah satu jalan alternatif warga desa Marabose komplek TPA, dan juga jalan ini adalah jalan utama siswa SMA Misbahul Aulad Bacan dan SMPN Satap 69 Halsel, sehingga jalan ini sangat butuh perhatian dari pemerintah daerah,”ungkapnya.
“Ongen juga berharap agar pemerintah daerah untuk memperhatikan jalan tersebut. tidak hanya di Desa Marabose tapi juga di desa-desa lain yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan,”pintanya. (**)
Penulis : Zrikun
Editor : Sukur