
TERNATE, TERBITMALUT.COM — Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI, Kuswanto, mengungkapkan bahwa kegiatan Pekan Budaya Kota Rempah yang akan digelar di kota Tidore Kepulauan pada Agustus mendatang, yang akan ditandai dengan peluncurannya (launching) yang akan diselenggarakan di Landmark Kota Ternate pada Sabtu (13/7/2024) mendatang.
“Hal itu, sesuai dengan tugas Balai Pelestarian Kebudayaan yaitu melaksanakan hubungan masyarakat di bidang pelestarian kebudayaan dengan unit kerja/instansi, lembaga, dan masyarakat,”ucapnya seperti rilis diterima Minggu, (7/7/2024).
Lebih lanjut, kata Kuswanto, kegiatan pelaksanaan kegiatan Pekan Budaya Kota Rempah tersebut bertujuan untuk melakukan promosi kebudayaan di wilayah kerja BPK XXI kepada khalayak umum di Maluku Utara.
“Termasuk, melakukan internalisasi nilai-nilai kebudayaan kepada masyarakat sehingga diharapkan dapat membangun karakter dan kepribadian yang berkebudayaan, diantaranya dengan menghidupkan rasa saling memiliki terhadap kebudayaan nasional maupun lokal, sehingga dapat terus menjaga dan melestarikannya,”ungkapnya.
Menurutnya, ada juga Ritual Panen Kabata, upacara pelaksanaanya secara keseluruhan akan dipimpin dan diadakan oleh pihak Masyarakat Desa, dari persiapan hingga selesai pelaksanaan kegiatan.
Semua peserta ritual juga berasal dari masyarakat tempatan, dengan kegiatan dimaksud maka masyarakat tempatan akan turut lebih merasa memiliki serta melestarikannya hingga bagi generasi yang akan datang.
“Kabata ini biasanya dibawakan oleh sekelompok orang yang ingin melakukan gotong royong, mulai dari persiapan lahan hingga saat panen. Kabata yang akan diselenggarakan dalam Pekan Budaya Kota Rempah ini dan rangkaian Festival Kebudayaan akan dilaksanakan di Pantai Tugulufa Kota Tidore Kepulauan,”jelasnya.
Pekan Budaya Kota Rempah akan dilaksanakan pada Sabtu, 13 Juli 2024 nanti di Landmark Ternate pada pukul 20.00 WIT dengan berbagai rangkaian acara hiburan lainnya, seperti penampilan musisi dan seniman lokal seperti Randi Husain, Djipeng, Qa’iro, Arif Taslim, Nomat hingga penampilan musikalisasi dari D’facto.
“Ada juga aksi panggung musisi asal kota musik Ambon Manise, Fresly Nikijuluw dengan tembang-tembangnya yang bakal menghibur para pengunjung pada malam launching Pekan Budaya Kota Rempah 2024 dengan tematik “Merawat Tanah Leluhur” tersebut,”terangnya.
Dalam Festival Kebudayaan, akan dilaksanakan selama lima hari penuh. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya internalisasi 10 objek pemajuan kebudayaan (Tradisi Lisan, Manuskrip, Adat istiadat, Ritus, Pengetahuan Tradisional, Teknologi Tradisional, Seni, Bahasa, Permainan Rakyat, dan Olahraga Tradisional) dan Cagar Budaya kepada Masyarakat.
“Dalam kegiatan ini akan dilakukan pula penyampaian informasi terkait upaya pelestarian objek pemajuan kebudayaan dan objek cagar budaya maupun objek yang diduga cagar budaya. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan di Taman Tugulufa Kota Tidore Kepulauan. Dan terdapat beberapa agenda yang akan dilaksanakan dalam festival budaya, seperti Pameran Budaya, Pentas Seni, Permainan Tradisional, dan Nonton Film Budaya,”cetusnya.
Pameran Budaya akan mempertunjukkan objek-objek cagar budaya, nilai budaya, serta diselingi dengan kuis-kuis interaktif mengenai kebudayaan di Nusantara. Kemudian, ada Pentas seni dengan menampilkan pentas seni dan tradisi di Maluku Utara, yang akan dimeriahkan oleh komunitas/sanggar yang telah di kurasi untuk menampilkan seni dan budaya yang terdapat di maluku utara.
“Dalam kegiatan pekan budaya ini juga akan diadakan lomba (bercerita sejarah, menyanyi tradisional, permainan tradisional, lomba mewarnai (anak-anak). Tak kalah serunya juga adalah bakal dihadiri para pengurus dan anggota Komunitas dan UMKM yang diundang untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Pekan Budaya Kota Rempah 2024 tersebut. Hal ini akan menjadikan kegiatan Launching PBKR 2024 bakal menjadi lebih semarak karena bakal dibanjiri penonton yang membludak di malam akhir pekan tersebut,”tambahnya. (**)
Editor : Sukur