ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, Maluku Utara, M. Tauhid Soleman, secara resmi launching Aksi Perubahan Kolaborasi Berbasis Komunitas Perencanaan Ternate (Bacarita-Ternate) yang di gagas oleh Project Leader saudara Ronny Aries Setyono.

Sekaligus Wali Kota membuka Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM, sebagai bentuk CSR PT. Indomarco Prismatama bersama Pemerintah Kota Ternate, bertempat di Muara Mall Kamis, (31/8/2023).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Deputi Brand Manager (DBM) PT. Indomarco Prismatama Cabang Manado, Satrya Andi Wibowo, Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly dan seluruh peserta Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman mengatakan, hari ini merupakan kegiatan bersama Indomaret yang kedua, setelah tanggal 11 November 2022 lalu, Saya juga berkesempatan resmikan Renovasi SD Negeri 64 Kota Ternate, hasil dari donasi Pelanggan Indomaret, kerjasama Lazis NU dan Pemerintah Kota Ternate.

“Semoga ke depan kerjasama yang baik ini tetap terjalin, dalam upaya berkolaborasi untuk terus membangun Kota Ternate,”kata Tauhid.

Dalam membangun sebuah daerah, lanjut Tauhid, perlu adanya gagasan baru yang dapat menciptakan kemajuan daerah. Baik pemerintah maupun pihak swasta, yang harus melakukan pengembangan gagasan-gagasan supaya ada inovasi yang tercipta.

Foto Bersama Peserta Dengan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

“Sehingga bukan hanya pemerintah pusat yang harus berinovasi, melainkan juga pemerintah daerah. Maka melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Hal ini merupakan landasan regulasi yang membuka kesempatan bagi daerah dan warganya, untuk dapat berkreasi dan menciptakan terobosan baru untuk sebuah inovasi,”ucapnya.

Selain untuk berkreasi, kata mantan Sekda Kota Ternate itu, pemerintah berharap inovasi daerah dapat meningkatkan daya saing dan kinerja penyelenggara pemerintahan, sehingga daerah dapat mengalami kemajuan.

Karena paradigma pembangunan saat ini tidak lagi bergantung pada peran pemerintah semata, tetapi berkembang menjadi pembangunan yang melibatkan para pemangku kepentingan.

“Dan hal ini yang ditunjukkan pada pelaksanaan kegiatan ini, adanya Aksi Perubahan dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang dikolaborasikan dengan Pihak Indomaret, dapat menghadirkan sebuah keluaran yang baik dan berdampak positif bagi masyarakat Kota Ternate,”ungkapnya.

Lanjut Tauhid, kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan menjadi isu sentral dalam implementasi otonomi daerah. Hal ini karena kemampuan aparatur pemerintah daerah menjadi pilar penyangga dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Aksi Perubahan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi, khususnya terkait dengan peningkatan kapasitas birokrasi dalam pembangunan yang telah dilakukan perencanaan Pemerintah,”terangnya.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyerahkan bantuan Gerobak Kepada Peserta Pelatihan UMKM.

Semoga, Tauhid menambahkan, kolaborasi ini mampu meningkatan kualitas perencanaan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Ternate.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada PT. Indomarco Prismatama yang selalu mendukung program Pemerintah Kota Ternate dan memfasilitasi Pelatihan Kewirausahaan bagi 100 orang Pelaku Usaha,”pungkasnya.

Kegiatan ini tentunya akan membantu pelaku usaha dalam mengembangkan minat dan motivasi, pengetahuan dan ketrampilan tata kelola usaha, produksi, pemasaran serta jejaring kemitraan bisnis.

“Karena pasca Pandemi Covid 19, UMKM mulai bangkit. Para pelaku UMKM di Kota Ternate, juga mulai beradaptasi dengan perkembangan pasar dan sudah mampu beradaptasi dengan ekosistem digital, yang membawa pengaruh signifikan dalam pendapatan UMKM di Kota Ternate,”tambah Tauhid,

Ketua DPD NasDem Kota Ternate itu juga mengatakan, sesuai Misi Kota Ternate Tahun 2021-2026, bahwa setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam berekonomi, menjadi tujuan dari upaya peningkatan kapasitas usaha mikro di Kota Ternate.

UMKM merupakan urat nadi perekonomian, yang memiliki peran sebagai penyedia lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, pencipta pasar baru dan sumber inovasi.

“Untuk itu, bagi peserta pelatihan kewirausahaan ini, manfaatkan ilmu yang dibagikan dan jadikan kegiatan ini sebagai momentum bersama untuk peningkatan kapasitas diri sebagai pelaku usaha mikro kecil yang sukses dan semangat dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi usaha,”pinta Tauhid. (**)

Penulis : Sukur 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *