oleh

Jadi Kurir Narkoba, Dua Pemuda dan Seorang Janda Ditangkap Polda Malut

TERNATE, TMc- Seorang janda insial DS alias Sinta (26) dan dua pemuda insial AN alias Apin dan A yang berperan sebagai kurir narkoba akhirnya di tangkap penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara (Malut), Kombes Pol Setiadi Sulaksono didampingi Paur Humas Polda, AKP Eksan Umanilo dalam konfrensi persnya, Senin (21/09) mengemukakan, paket Narkotika golongan satu jenis sabu yang diamankam merupakan kiriman Anto selaku Napi Lapas Sunggu minahasa itu diamankan setalah anggota melakukan Control Delevary terhadap AN alias Apin dan A yang selanjutnya paket tersebut diberikan ke Sinta.

Dir menuturkan, Tersangka Apin saat diintrogasi mengaku hanya disuruh untuk mengantarkan paket itu ke salah satu wanita yang sudah ada komunikasi dengan Anto.

Saat menerima barang itu adalah salah satu perempuan berinisial A yang masih dibawah umur, selanjutnya Polisi ikuti dan barang itu diberikan ke Sinta. dari tangan tersangka Sinta, anggota mengamankan paket sabu milik Antot berupa empat sachet sedang narkotika jenis sabu dengan berat 197,39 Gram yang di simpan di dalam tempat pelumas satu seprei warna kuning, tiga sarung bantal, dua sarung, lima celana pendek, dua baju kaos dan satu HP.

Untuk modus pengiriman barang yang dimasukan dalam pelumas atau gemu ini merupakan modus baru yang di bongkar. Selain paket, Anto beserta kurir mengamankan dua tersangka lain yang diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Malut dengan inisial masing-masing, FIT alias Fitrah dan AP alias Ardi.

“FIT saat ini masih berada di lapas kelas II jambula Ternate. Paket ini memang yang terima sesuai dengan penerima, tetapi dari hasil pemeriksaan RAS yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut milik FIT yang saat ini berada di dalam Lapas Ternate,” akunya.

Dari infromasi tersebut, anggota langsung melakukan pemeriksaan terhadap FIT di Lapas dan yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut merupakan paket miliknya.

“Kita lakukan pengembangan di Lapas kelas IIA Ternate untuk mencari keberadaan terlapor dan setelah menemukan terlapor, kita langsung interogasi awal dan terlapor mengakui bahwa 1 paket yang berisi 3 sachet sabu adalah miliknya, selanjutnya terlapor langsung dibawa dan diamankan ke kantor Ditresnarkoba Polda untuk dilakukan proses hukum,” ungkapnya.

Sementara untuk tersangka AR alias Ardi diringkus  di saat mengambil paket kiriman yang diduga berisi ganja di salah satu jasa pengiriman JNE, kelurahan Stadion Ternate Tengah. Dari tangan AR sambung dia, anggota mengamankan barang bukti berupa, satu paket besar yang diduga berisi ganja kering dengan berat 1,1 kilo beserta satu HP.

Atas perbuatan tersebut, mereka dijerat dengan pasal 111 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) serta Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 114 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (One)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed