oleh

Kejati Terus Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Ruko Nelayan Milik DKP

TERNATE, TMc- Dugaan korupsi proyek pembangunan ruko nelayan di desa panamboang, Halmahera Selatan, Milik Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi (DKP) Maluku Utara yang dilaporkan oleh ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pembela Tanah Air Malut, Sudarso Wahid di kejaksaan Tinggi Maluku Utara masih terus didalami oleh Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Juru bicara Kejati Malut, Richard Sinaga ditemui wartawan mengemukakan, untuk pengaduan yang masukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pembela Tanah Air Provinsi Maluku Utara masih tahap klarifikasi atau dipelajari tim penyelidik.

“Setelah hasil klarifikasi. baru tim akan melakukan analisa kasus yang dilaporkan oleh LBH Pembela Tanah Air Provinsi Malut terhadap Kepala Dinas DKP Malut,”Ujar Richard.

Untuk saat ini kata Richard, tim Kejati Malut suda hadirkan empat orang saksi dalam kasus di mintai ketarangan atau klarifikasi.

Ke empat orang saksi yang dimintai keterangan tim Kejati sala satunya Kepala Dinas DKP provinsi Malut, Pemilik perusahan Viko Wijaya, dan dua lainnya yang terlibat dalam masalah tersebut.

“Usai klarifiaksi Tim akan mendalami pengaduan laporan tersebut selanjutnya akan dindaklanjuti,”Tandas Richard. (One)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed