oleh

Taji Kepsul, Kecam Pembunuhan Wartawan di Mamuju

SANANA, TMc- Komunitas Tinta Jurnasil (Taji) Sekabupaten Kepulauan sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara, gelar aksi kemanusiaan atas dugaan pembunuhan salah satu Wartawan dari media Online Kabardaerah.com, Demas Laira di Kabupaten mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

Dari amatan salah satu orator Karman Samuda menyampaiakan, sejak Indonesia Merdeka sudah terjadi pembunuhan terhadap jurnalis sebanyak 11 kasus dan satu di antaranya belum selesai sampai saat ini bahkan insiden tersebut terjadi lagi yang menewaskan salah satu wartawan di mamuju sulawesi barat

“pada hal kita tau betul bahwa, kebebasan pers di jamin dalam undang-undang nomor 40 tahun 1999, yang menjelaskan tentang kemerdekaan pers dalam aspek, jaminaan hak asasi sebagai warga Negara, tidak di kenakan pelanggaran penyiaran, dan mempunyai hak, mencari memperoleh serta memperluaskan gagasan dan informasi, teriak Wartawan reportmalut ini, saat aksi di seputaran taman kota, desa fagudu kecamatan sanana, Senin (24/08).

Semntara itu Koordinator aksi, Samsur Hasan Sillia, menegaskan bahwa, kasus dugaan pembunuhan terhadap rekan jurnalis yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah merupakan suatu tamparan keras bagi seluruh jurnalis di Indonesia.

“Hari ini kami (jurnalis) di Sula menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk kekecewaan dan kecaman keras terhadap kematian saudara kami Demas di Mamuju Tengah,” kata Samsur.

Untuk itu, lanjut Samsur, aksi Taji Kepulauan Sula ini sekaligus mendesak Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis segera perintahkan Kepolda Sulawesi Barat untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan Demas Laira di Kabupaten Mamuju Tengah.

Tak hanya itu, dalam orasinya, Samsur juga meminta kepada pihak Kepolisian, khususnya Mapolresra Mamuju Tengah secepatnya mengungkap motif kematian Demas. “Polri harus transparan dalam mngungkap motif dibalik kematian rekan kami di Mamuju Tengah ini,” tegasnya.

Selain itu juga, Samsur berharap, agar Dewan Pers bisa berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk percepatan pengusutan kasus dugaan pembunuhan terhadap rekan jurnalisnya di Kabupaten Mamuju Tengah, tutupnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed