oleh

Kepsek SMA Muhammadiyah: Ijazah Usman Sidik Asli Dan Terdaftar di 8355 Sebagai Peserta Ujian Tahun 1991/1992

TERNATE, TMc- Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Kota Ternate, Nursani Samaun secara tegas mengatakan Ijazah milik Usman Sidik adalah benar-benar asli bukan palsu, ungkap Kepsek yang didampingi Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Malut Sudarto Abdul Kasim, saat jumpa pers di gedung SMA Muhammadiyah Kota Ternate, Minggu (23/08/2020) sore tadi.

“Perlu saya tegaskan, ijazah yang dimiliki oleh Usman Sidik adalah asli sebagaimana nama yang termuat dalam dokumen yang ada di SMA Muhammadiyah Kota Ternate. Usman Sidik terdaftar di 8355 sebagai syarat pengajuan peserta ujian tahun 1991/1992, sebagaimana bukti ijazah lulusan SMA Muhammadiyah Ternate,” kata Nursani Samaun (Kepsek) SMA Muhammadiyah Kota Ternate.

Penjelasan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Muhammadiyah Ternate Nursani Samaun, terkait Ijazah milik Usman Sidik adalah benar-benar asli karena didukung dengan bukti nama Usman Sidik tercatat dalam daftar 8355 sebagai peserta ujian di SMA Muhammadiyah Tahun 1991/1992.

Keterangan yang disampaikan oleh Kepsek SMA Muhammadiyah Ternate tersebut, tentunya dapat membantah isu dan polem soal ijazah palsu yang berkembang selama beberapa bulan ini melalui Medsos, terhadap Usman Sidik sebagai salah satu bakal calon (Balon) Bupati Halmahera Selatan.

Kepsek menjelaskan bahwa apa yang telah dilakukan pihak sekolah itu sudah benar sesuai dengan kewenangannya, yakni melegalisir ijazah milik Usman Sidik, membuat keterangan membenarkan bahwa nama Usman Sidik telah mengikuti ujian di SMA Muhammadiyah dan terdaftar di 8355 sebagai peserta ujian pada tahun 1991/1992.

Selain itu, Usman Sidik mantan wartawan senior RCTI yang kini sebagai bakal calon Bupati Halmahera Selatan adalah lulusan SMA Muhammadiyah Kota Ternate, sehingga ijazahnya benar-benar asli, dan kami pihak sekolah siap menerima risiko apa pun kalau ke depan nanti terjadi masalah hukum.

“Saya yang melegalisir ijazah dan mengeluarkan surat keterangan membenarkan bahwa Usman Sidik mengikuti ujian pada tahun 1991-1992 dengan nomor yang tertera di ijazah itu sesuai dengan kewenangan sebagai kepala sekolah,” tegas Nursani.

Menurut dia, kewenangan sekolah yakni melegalisir ijazah berdasarkan ijazah asli yang dimiliki Usman Sidik dan sepanjang siapa pun menunjukkan ijazah asli, maka kami dari pihak sekolah tetap mengesahkan sepanjang ada bukti ijazah asli yang ditunjukan kepada kami, ujarnya.

Setelah ijazah milik Usman Sidik kami legalesir beberapa waktu lalu, tiba-tiba ada isu ijazah palsu maka hari ini melalui jumpa pers saya harus sampaikan ke publik bahwa ijazah milik Usman Sidik adalah benar-benar asli. Dan jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa ijazah tersebut adalah palsu itu bukan kewenangan kami jadi silahkan dibawah ke pengadilan, tutur Nursani.

Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Malut Sudarto Abdul Kasim mengatakan bahwa polemik dan isu liar yang tidak bertanggung jawab beredar ke publik melalui media sosial (medsos) soal dugaan ijazah palsu yang dialamatkan kepada Usman Sidik salah satu bakal calon Bupati Halmahera Selatan itu sangat tidak mendasar.

Kami sebagai Pimpinan Wilayah Muhammadiyah akan bersikap jika ada pihak-pihak tertentu yang mencoreng nama baik lembaga Muhammadiyah, karena sekolah tidak mungkin mengeluarkan ijazah, apabila siswa tersebut tidak pernah masuk sekolah di SMA Muhammadiyah, kata Sudarto.

Muhammadiyah setempat secara resmi dan tegas meluruskan isu dugaan ijazah palsu terhadap salah satu calon kepala daerah yang diterbitkan oleh SMA Muhammadiyah Kota Ternate.

Sekretaris Majelis Hukum dan HAM PW Muhammadiyah Malut Rahim Yasin SH, MH menambahkan bahwa, Pengurus PW Muhammadiyah mempersilakan jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk membawanya ke rana hukum, jika ijazah yang dikeluarkan SMA Muhammadiyah dinilai berkonsekuensi dengan hukum. (Red/01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed