oleh

Berkarya Pindah Ke Usman-Bassam, “Paslon Bahrain-Lutfi Terancam di Pilkada Halsel”

HALSELTMc– Kepastian dukungan dan rekomendasi Partai Berkarya kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik-Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) melalui Surat Keputusan Nomor: SK-001/DPP-BERKARYA/VIII/2020, tanggal 05 Agustus 2020 tentang Persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Dalam Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Ketua DPP Partai Beringin Karya (Berkarya) Muchdi Purwopranjono dan Sekjen Badaruddin Andi Picunang itu telah menjelaskan bahwa, berdasarkan usulan dari DPW Provinsi Maluku Utara tersebut, maka Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Beringin Karya memberikan persetujuan kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba di Pilkada Halsel Periode 2020-2025.

“Berdasarkan usulan dari DPW Provinsi Maluku Utara tersebut, maka Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Beringin Karya memberikan persetujuan kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) di Pilkada Halsel Periode 2020-2025”.

Terkait dengan Surat Keputusan Nomor: SK-001/DPP-BERKARYA/VIII/2020, tanggal 05 Agustus 2020 tentang Persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Usman Sidik-Bassam Kasuba tersebut, ancaman bagi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Bahrain Kasuba-Lutfi Machmud (Bahrain-Lutfi) di Pilkada Halsel 9 Desember 2020 mendatang.

Peluang Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Halsel, Bahrain Kasuba-Lutfi Machmud (Bahrain-Lutfi) terancam dalam mengikuti Pilkada Halsel pada 9 Desember 2020 nanti. Apabila pasangan balon Helmi Umar Muksin-La Ode Arfan (Helmi-La Ode) tetap bertahan dan siap bertarung di Pilkada Halsel, maka peluang Bahrain-Lutfi sangat kecil karena dukungan partai politik tidak mencukupi untuk maju dalam Pilkada Halsel pada 9 Desember 2020 nanti, ungkap sumber terpercaya kepada wartawan, Kamis (13/08/2020).

“Peluang calon petahana Bahrain Kasuba sangat kecil, karena tinggal menunggu hasil persetujuan dari Pengurus DPP Partai Nasdem, namun apakah DPP Partai Nasdem menyetujuhi atau tidak kita belum tahu secara pasti,” kata sumber terpercaya.

Seandainya, Bahrai Kasuba gagal mengikuti Pilkada Halsel  pada 9 Desember 2020 nanti, maka sejarah mencacat bahwa baru terjadi di Provinsi Maluku Utara khususnya di Halmahera Selatan calon petahana tersingkir dalam mengikuti pilkada. “Namun semua ini kita belum bisa pastikan apakah calon petahana Bahrain Kasuba lolos atau tidak kita tunggu saja saat pendaftaran pada tanggal 4-6 September 2020 mendatang, karena verifikasi dilakukan pada 4-22 September 2020 dan masa kampanye mulai pada 26 September  sampai dengan 5 Desember 2020 nanti,” tutupnya. (red/01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed