oleh

Bimtek, Balai Wilayah VII Jayapura dan Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia

TERNATE, TMc- Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura bekerja sama dengan DPD Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia, melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ahli Muda Jalan, Senin (10/08), bertempat di kieraha V lantai 3 Muara Hotel, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah.

Dalam kegiatan tersebut di buka langsung oleh Kasubag Umum dan Tata Usaha Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura, Setyarso SE, MT yang juga dihadiri sebanyak 31 orang peserta mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang baru konstruksi.

Kasubag Umum dan Tata Usaha-Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura, Setyarso SE, MT ketika di konfirmasi usai kegiatan Bimtek, mengatakan bahwa terdapat kebingunan di lingkup mahasiswa yang baru lulus di perguruan tinggi, dalam hal ini mereka bingun mencari sebuah pekerjaan.

“Sebetulnya mahasiswa itu kadang bingun, apakah kompotensinya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, kemudian setelah lulus apakah mereka bisa mendapatkan cara untuk kompotensif, karena harus bekerja dulu,” ucapnya.

Melalui Bimtek ini kata Kasubag, dapat memfasilitasi mereka dengan hal-hal tersebut, yang berkaitan dengan pekerjaan dan Bimtek ini sudah di laksanakan pada tahun 2015 lalu, ujarnya.

“Sebelumnya ada kegiatan seperti ini, itu masyarakat biasa kontruksi itu kesulitan, bagaimana mendapatkan akses untuk peningkatan kapasitas, tetapi dengan Bimtek, kita bisa memfasilitasinya,” ujarnya.

Sambungnya, kenapa kementerian PUPR terlibat konsen terhadap dunia pendidikan, bukan dunia industri, namun PUPR terus berkomitmen artinya mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia khusunya di wilayah kota Ternate, Maluku Utara.

“Itu juga bagian dari pada isi pemerintah, jadi untuk memenuhi kebutuhan, terampil, siap kerja dan unggul, secara spesifik itu prioritas di bidang infrastruktur nantinya, yang khususnya di wilayah bagian timur,” terang Kasubag.

Melalui Bimtek ini pihaknya, berkeinginan memperbanyak dan meningkatkan kapasitas tenaga kerja kontruksi, dengan memangkas kendala jarak, artinya melaksanakan tidak harus bertatap muka (ofline), khususnya bagi tenaga kerja yang berada diremotarya, sehingga sulit untuk melakukan pembelajaran langsung di ruangan.

Lanjut Kasubag, tentunya dengan metode Bimtek ini bisa memudahkan mereka yang sudah di rancang pada tahun 2015, kemudian sangat bermanfaat pada saat sekarang ini di tengah covid-19, yang ini menjadi pilihan yang tepat.

Sambungnya, berikut adalah kebijakan pemerintah yang sekarang mengarah pada Sumber Daya Manusia dan tenaga ahli harus di dorong, untuk memiliki kompotensi sesuai dengan perkembangan jaman.

“Harapanya, harus ada kesadaran masyarakat, sesuai dengan kerja sama dengan balai Kontruksi wilayah VII Jayapura, di wilayah kerjanya seperti di Maluku Utara dan Universitas. Jadi betul-betul ini di sadari sehingga kita bisa memaksimalkan target yang kita tujui harus tercapai,” harapnya. (Ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed