oleh

Kadiknas : Belum Ada Pencairan Dana TPP Ratusan Sekolah di Kepsul  

SANANA, TMc- Puluhan sekolah di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) belum mengajukan permintaan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sekolah.

Pasalnya, pada bulan Maret 2020, dari 52 sekolah SMP, baru 34 sekolah yang masukan permintaan TPP. Sedang SD dari 102 sekolah baru 66 yang ajukan permintaan TPP. begitu juga dengan TK. Dimana 24 TK baru 18 TK yang masukkan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kepsul, Ishak Umamit, saat di konfirmasi mengatakan. Dari 118 sekolah yang dokumen permintaan TPP sudah dikantongi Dinas Pendidikan, sudah masukan ke BKPSDM Kepsul. “Sekolah-sekolah yang sudah masukan permintaan TPP, kami sudah masukan juga ke Kepegawaian,”kata Ishak di ruang kerjanya minggu (09/08).

Sikap apatis oleh pihak sekolah ini yang menyababkan TPP terlambat direalisasi. Dinas Pendidikan tak bisa berbuat banyak, sebab TPP bisa dicairkan jika semua sekolah sudah ajukan masukan permintaan TPP.

“Kami sudah minta berulang-ulang ke pihak sekolah agar secepatnya masukan TPP. Tapi ada sekolah yang belum, kita bisa apa. Sedangkan di keuangan itu bisa cairkan TPP jika sudah dimasukan permintaan,” jelasnya.

Lanjut Ishak, di tahun ini, TPP baru dicairkan satu bulan yakni pada Januari lalu. Sementara Februari Maret belum. “Februari saja masih ada 9 sekolah yang belum masukkan permintaan TPP,” ungkapnya.

Tenaga pengajar non sertifikasi yang terima TPP di Januari 2020 lalu sebanyak kurang lebih 800 orang. Sedang yang tidak terima 61 orang. Ke 61 orang yang tidak terima TPP ini dikarena berkasnya tidak lengkap.”800 orang terima TPP. Ini sudah tergabung dari TK, SD dan SMP. Yang tidak terima 61 orang. Ini karena mereka tidak masukkan daftar hadir,” paparnya. Sekedar diketahui, di tahun 2020 sebanyak 369 orang yang sudah miliki sertifikasi guru. Mereka ini yang tidak berhak mendapatkan TPP, tutupnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed