oleh

Dua Pelaku Pengebom Ikan di Taliabu Ditangkap Polisi

TERNATE, TMc- Petugas kepolisian menangkap dua orang pelaku penangkapan ikan secara ilegal dengan menggunakan bom ikan rakitan di wilayah perairan Kabupaten Taliabu, provinsi Maluku Utara.

Kedua pelaku yang bernama RM Alias Tama (44) tahun dan SM alias tole (19) tahun diketahui menjalankan aksinya secara berkelompok bersama 12 orang lainya yang masih dalam pengejaran Polisi.

Direktur Polairud, Kombes Pol. R. Djarot Agung Riadi, S.Ik yang didampingi Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojinkan dalam confrensi Persnya mengemukakan, kedua pelaku ini ditangkap pada tanggal 4 Agustus 2020 saat operasi marinir wilayah Taliabu yang dipimpin oleh Bripka Dahlan Pelu.

Bedasarkan hasil pemeriksaaan Kata Djarot, Kedua pelaku ini memiliki peran masing-masing, untuk terduga pelaku RM bertugas mengebom Ikan sedangkan SM alias tole bertugas mengumpul ikan dasar laut jika sudah ada kegiatan. keduanya mengaku bahwa disuru oleh Nahkoda kapal KM Sohibu Sunna, Sugianto.

“Jadi saat patroli di wilayah taliabu menemukan 1 buah kapal bernama KM Sohibu Suna 001 dengan nahkoda kapal sugianto hendak melakukan pengebom ikan. Karena kondisi tidak memungkinkan disana maka Petugas meminta bantuan ke sehingga bersama-sama mengagalkan aksi mereka,” ujar Djarot.

Saat pengkapan lanjut Djarot, petugas menemukan barang bukti (BB) dokumen kapal KM Sohibu Suna, dan bahan peledak yang dikemas dalam botol air mineral Aqua berukuran 1500 mll, dan Gelon ukuran 5 litet yang di isi dalam Cool tiga buah Box.

Djarot menuturkan, Kedua tersangka saat ini ditahan dikantor Polair Polda Malut. Mereka dibawa dari taliabu dan tiba Minggu (09/08) kemarin dalam kondisi sehat. Sedangkan 12 lainya akan ditetpkan Daftar Pencairan Orang (DPO) dan akan dikoordinasikan ke Polairud Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Atas perbuatan tersebut sambung Djarot, kedua tersangka jerat Pasal 1 ayat 1 dan 3 UU nomor 12 tahun 1951 tentang Darurat dan Pasal 84 ayat 1,2 dan 3 UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan serta Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed