oleh

Perusda Aman Mandiri Minim Kontribusi, Dana 10 Miliar Dikemanakan???

TIDORE, TMc- Perusahan Daerah (Perusda) aman mandiri Kota Tidore Kepualauan (Tikep) dinilai minim kontribusi dan sedang mati suri. Hal tersebut disampaiakan oleh Mohctar Djumati SH, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tikep.

“Saya pesimis kalau perusahaan daerah (perusda) ini berdiri lagi, hemat saya mukin perusahaan ini mengalami mati suri,” tutur Mohctar Djumati, SH saat ditemui beberapa waktu lalu.

Lanjut dia, berdasarkan hasil rapat gabungan antra DPRD bersama pemkot juga dirut perusda aman mandiri yang digelar beberapa waktu lalu menemukan berbagai macam kejanggalan diantaranya diketahui bahwa pihak perusda aman mandiri telah memberikan pinjaman uang sebesar Rp. 1.960.000.000 kepada oknum pengusaha yang hingga saat ini oknum tersebut menghilang entah kemana.

“Memang sudah dilaporkan ada piutang sebesar Rp. 1.960.000.000, tapi piutang itu, berdasarkan laporan yang kami terima agak sulit untuk dilakukan penagihan karena orang yang berhutang itu bahkan alamatnya juga tidak tau (misteri),” tambah Ketua DPC Nasdem Kota Tikep tersebut.

Lanjut dia, untuk kontribusi perusahaan aman maandiri dipandang dari isisi ekonomi kota tikep sangat minim hanya dilaporkan pendapatan 150 juta di tahun 2018, namun yang perlu diketahui bahwa penggelontoran pernyataan moda perusda aman mandiri di tahun 2017 sebesar Rp 5 milyar 2018 sebesar Rp 4 milyar dan 2019 sebesar Rp 1 milyar.

Namun nyatanya dengan gelontoran anggaran yang terbilang cukup fantastis tersebut tidak sama sekali memberikan kontribusi yang signifikan. “Intinya harus ada pihak yang bertanggung jawab karena ini dana penyertaan moda bukan dana hibah,” tutup Mohctar Djumati SH. (wrd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed