oleh

Pemkot Ternate Diminta Membangun Talud Mengatasi Abrasi dan Longsor di Takome

TERNATE, TMc- Pemerintah Kota Ternate diminta segera membangun talud untuk mengatasi abrasi dan rumah penduduk akibat hujan lebat yang mengakibatkan terjadinya bahya banjir di Kelurahan Takome. Hal ini disampaikan oleh Lurah Takome Kecamatan Kota Ternate Barat, Hamid Hi. Muhammad SE, iya kami meminta ada perhatian serius Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, agar secepatnya mengatasi Abrasi dan bahaya banjir di RT/RW 002/003, Kelurahan Takome, ungkap Hamid kepada wartawan, Rabu (05/08).

“Sebelum terjadinya abrasi dan banjir yang mengancam rumah warga di Kelurahan Takome ini, maka harus adanya antisipasi pemerintah untuk segera membangun talud atau swering untuk mengantisipasi bencana alam dalam hal ini abrasi pantai hingga terjadinya longsong akibat hujan deras,” ungkap Lurah Takome Hamid Hi. Muhammad SE, saat di temui di ruang kerjanya.

Kata Hamid, di akhir-akhir tahun ini terjadi musim hujan hingga terjadinya banjir dan berakibat longsong, bahkan dapat mengancam permukiman warga, sehingga kami dari pihak kelurahan meminta ada perhatian dan langkah dari pemerintah, kata Hamid.

Menurut Lurah, warga sendiri mendesak agar segera membuat swering (talud), bagaimana mencari solusinya untuk mengantisipasi sementara, akhirnya terpaksa kami dari Kelurahan mau dan tidak mau harus berhutang untuk mengantipasi bahaya longsor tersebut,” ucapnya.

Bahkan kami dari pihak kelurahan sudah mengusulkan lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, hanya saja belum di akomodir, dengan alasan masih dalam keadaan Covid-19 dan kondisi keuangan daerah, jadi untuk sementara ini keuangan daerah belum stabil.

“Karena memang adanya desakan dari masyarakat dengan melihat kondisi sangat memprihatinkan sehingga saya ambil langkah untuk utang, dan membeli beronjong untuk menangkis tanah, agar tidak terjadi longsor,” akui Lurah Takome.

Menurutnya, pada tanggal 4 Agustus 2020 kemarin pihaknya bersama masyarakat melakukan bakti untuk menimbun tanah karena terjadinya abrasi, dikarenakan hujan deras dan terjadinya longsor, ujarnya.

Dikatakan bahwa Dana Kelurahan (DK) kemarin juga lambat cair, akhir nya dengan solusi yang di ambil harus berhutang nanti ada pencairan anggaran DK baru di tutupi.

“Harapanya agar Pemerintah Kota Ternate harus ada perhatian khusus agar secepatnya membangun swering (talud) untuk mengatasi perumahan warga yang ada di Kelurahan Takome, Kecamatan Kota Ternate Barat. Sasaran berat terjadinya Abrasi dan longsor yang ada di RT/RW 002/003, artinya satu sisi kita buat pengembangan kota, tapi dari sisi lain harus juga ada perhatikan dari pemerintah terhadap kami di kelurahan yang ada di bagian Kecamatan Ternate Barat khususnya kelurahan-kelurahan yang mudah terjadi bencana alam seperti abrasi, longsor dan sebagainya,” tutup lurah. (Ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed