oleh

(Foloow Up). Di Gugat Ke PN : ini Penjelasan Kepala BRI Kepsul

SANANA, TMc- Gugatan tiga kuasa hukum kepada Kantor Cabang Pembantu (Kcp) PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) di Pengadilan Negri (PN) Sanana.

Hal ini di tepis oleh kepala KCP BRI Sanana Rakhmad saat di temui media ini di ruangan kerjanya, pada Rabu (05/08) menjelaskan bahwa.

“Terkait gugatan ahliwari ini sudah tidak ada masalah lagi denga kami selaku pihak BRI. Sisa ahli waris bakuatur dengan Hj. Hartawati dan atur baik-baik, selsai masalahnya” katany.

Menurutnya (Kepala BRI) Kredit yang di lakukan oleh Orang tua ahliwaris ini suda selsai di lunasi oleh Hj. Hartawati jadi sudah tidak ada masalah lagi dengan kami pihak BRI, kita hadir di PN untuk mengikuti mediasi tadi karena hanya patut sama hukum. Ujarnya Kepala BRI Sanana.

Terpisah di sampaikan oleh Azwin Prasesa Thamrin (ahliwaris) pemilik rumah saat di wawancarai menjelaskan bahwa.

“Untuk persoalan ini saya hanya punya urusan dengan pihak PT. Bank BRI Sanana, karena Almarhum Bapa saya itu melakukan kredit itu di Bank BRI bukan dengan ibu Hj. Hartawati. kenapa tiba-tiba ibu Hj. Hartawati datang ketemu saya dan suru saya kosongkan rumah karena keredit bapa saya di Bank dia (Hartawati) yang lunasi,” ungkapnya.

Azwin (Ahliwaeis red) bilang, saya sayangkan oleh pihak KCP PT. Bank BRI yang sama skali tidak memberitahukan kepada kami selaku ahliwaris bahwa kredit Almarhum Bapak saya ada tunggakan sekian-sekaian atau rumah Almarhum Bapak saya yang menjadi jaminan kredit di Bank mau di lelangkan.

Tapi ini tidak ada pemberitahuan apa-apa dari pihak Bank, kok tiba-tiba Ibu Hj.Hartawari datang ketemu saya dan bilang kosongkan rumah karena hutang kredit Almarhum Bapak saya di Bank dia yang lunasi, padahal Ibu Hj. Hartawati tidak ada hubungan saudara dengan kami selaku ahli waris.

Tambah Azwin. Lebih di sayangkan Rumah Almarhum Bapa saya yang di ambil oleh ibu Hj. Hartawati saat ini dia (Hartawati) sudah jual kepada Bapak Herman Larompu. Maka dari itu saya tuntut pihak Bang, karna tanpa konfirmasi kepada kami selaku ahli waris tiba-tuba lansung alihkan tunggakan  kredit Almarhum Bapak saya kepada orang lain, pungkasnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed