oleh

Palsukan Dokumen Rapid Test, Oknum Warga Bau-Bau Provinsi Sulteng di Polisikan

TERNATE, TMc- Seorang warga bau-bau Provinsi Sulawesi Tenggara berinisial FO alias Fia (30) tahun terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

FO yang diketahui beralamat di keluarahan Maliaro Kecamatan Kota Ternate Tengah itu dilaporkan ke polres Ternate Selasa (04/08/2020) siang tadi oleh Tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda) Provinsi Maluku Utara (Malut) lantaran diduga palsukan dokumen hasil rapid test Corona Virus (Covid-19) untuk bisa membeli tiket kapal Pelni tujuan Ternate-Bau-Bau. Meski begitu laporan tersebut akhirnya dicabut oleh pihak Pelapor karena dimediasi secara kekeluargaan.

M Zaiful Umakapa staf Lapkesda Provinsi Malut mengemukakan, aksi menipulasi dokumen rapid test ini diketahui setelah FO hendak membeli tiket rombongan keluarga.

“Iya terlapor FO sah memiliki surat rapid test, karena melalui prosudur. Hanya saja milik keluarga yakni bibi dan adiknya itu palsu. artinya terlapor membuat dengan mengandakan surat melalui foto copy perbanyak, sehingga dengan itu kami mengambil langkah hukum supaya ada efek jerah bagi yang lain,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengaku saat koordinasi dengan pihak kepolisian Polres Ternate dan hasil koordinasi dimintai untuk dilalukan mediasi secera kekeluargaan atau permintaan maaf. “Iya saya sudah hubungi pimpinan. Sehingga pimpinan mememinta agat laporan itu di cabut dan saudara FO meminta maaf,” katanya.

Sementara terlapor Fia mengatakan ia akan meminta maaf secara resmi melalui media. “Saya (red) tidak akan mengulangi lagi perbuatan seperti ini dengan melasukan sejumlah dokumen negara,” kata Fia.

Fia mengaku, ia melakukan ini atas keterpksaan ekonomi, sehingga dirinya nekat mengambil resiko untuk memalsukan dokumen rapid Test. “Saya lakukan ini karena kami sedikit kekurangan, bahkan belanja tiket pun tidak mencukupi,” tutup Fia. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed