oleh

Demo GPM di Kantor Kejati Malut Berakhir Ricuh

TERNATE, TMc- Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Malut tentang sejumlah dugaan kasus di Pemkot Tikep berakhir ricuh.

Pantauan Wartawan dilapangan massa aksi GPM Malut yang sedang berorasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, pada Selasa (04/08/2020) siang tadi tiba-tiba dibubarkan oleh sejumlah orang yang tak dikenal. Alhasil, terjadi aksi saling kejar mengejar di halaman kantor Kejati Malut.

Meski begitu, ketegangan itu berhasil dilerai oleh polisi yang bertugas mengawal aksi unjuk rasa tersebut.

Koordinator aksi, Hartono Halek kepada sejumlah awak media mengatakan, secara kelembagaan, GPM Malut akan menempuh jalur hukum terkait insiden tersebut.

Pasalnya, sambung Hartono, dalam insiden itu, salah satu massa aksi mengalami tindakan kekerasan. “Kami akan menempuh jalur hukum,” kata Hartono.

menduga, sejumlah kelompok pemuda yang membubarkan aksi unjuk rasa itu merupakan kiriman dari pihak-pihak yang merasa dirugikan atas aksi unjuk rasa tersebut.

“Aksi kami ini untuk mendesak Kejati dan Polda melakukan pemeriksaan atas penggunaan APBD Kota Tikep tahun 2019,” tandasnya. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed