oleh

DPRD Kota Tikep, Bakal Tindaklanjut Dacil

TIDORE, TMc- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota tidore kepualauan (tikep) bakal menindak lanjuti keluhkan tenaga pengajar guru yang mengabdi di Kecamatan Oba Selatan Kota Tidore Kepulauan (Tikep) yg hingga saat ini belum mendapatkan tunjangan Daerah Terpencil (Dacil).

Informasi yang dihimpun koran ini terhitung sejak januari hingga juli 2020 para guru yang tersebar di lima (5) desa yang berada di kecamatan oba selatan belum sama sekali menerima dacil dari pemerintah kota tikep. “Sudah sejak januari kami tidak lagi dapat Dacil,” jelas salahsatu guru yang enggan namanya sikorankan.

Akuinya, pada tahun 2019 dirinya masih mendapatkan tunjangan tambahan penghasilan bagi guru yang mengabdi di daerah terpencil tersebut nammun di tahun 2020 dirinya tidak lagi menerima bantuan tersebut. “Guru-guru yang mengabdi di 7 desa di oba selatan, yang mendapatkan Dacil adalah guru yang mengabdi di dua desa yakni Desa Hager dan Nuku Selain itu guru yang mengabdi di 5 desa yang lainnya yang berada di kecamatan oba selatan tidak mendaptkan bantuan.

Menanggapi hal tersebit, Wakil Ketua I DPRD Tikep Mochtar Djumati saat ditemui koran ini selasa (29/7/20) menuturkan dirinya akan tetap mengupayakan agar tunjangan dacil itu bisa cepat diselesaikan.

“Ini kayanya bukan dihapus, tapi belum dibayar. Besok (rabu hari ini) kita akan panggil TAPD sekaligus gelar rapat dengan TAPD kita akan mempertanyakan soal ini, tetap harus dibayarkan,”tegasnya.

Lanjut ketua DPC Nasdem tersebut, dirinya bakal mengupayakan tetap memperjuangkan tunjangan dacil itu. Menurutnya, dacil bagi guru dan tenaga kesehatan di daerah terpencil penting diberikan, karena tantangan dalam pengabdian guru dan tenaga kesehatan di oba selatan berbeda dengan kecamatan lain.

“Jadi Dacil ini merupakan inisiatif dari daerah, ini tentu sangat penting diberikan, karena pengabdian para tenaga kesehatan maupun guru ini berbeda dengan kecamatan lain,” terangnya. (wrd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed