oleh

Kejati Kantongi Nama-Nama Calon Tersangka Kasus Samsat Haltim dan Halsel

TERNATE, TMc- Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Tinggi Maluku Utara telah mengantongi nama-nama calon tersangka terkit kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana pajak kendaran bermotor pada dua UPTB Samsat Helmahera Timur dan Halmahera Selatan.

Pasalnya, Penyelewengan dana pajak kendaran pada Samsat Haltim Tahun 2017 diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 600 juta saat ini tercatat sudah 8 orang yang diperiksa dengan status sebagai saksi termasuk Kapala UPTB Samsat Haltim Zul Wahyu Usman Syah. Sementara UPTB Samsat Halsel Tahun 2015 dengan total dugaan kerugian negara sebesar Rp 335 juta, ungkap Kajati Malut Erryl Agoes melalui Aspidsus Kejati Malut, Muh. Irwan Datuiding kepada wartawan, Rabu (22/07/2020) .

“Mengenai kasus dugaan penyelewengan dana pajak di UPTB Samsat Haltim dan Samsat Halsel dalam waktu dekat ini penyidikan akan menggelar penetapan para tersangaka,” kata Asisten Tindak Pidana Khusu (Aspdsus) Kejati Malut Muh. Irwan Datuiding.

Irwan mengaku, kedua UPTB itu merupakan kasus tunggakan dan proses penyidikan tinggal digelar penetapan tersangka saja. Sementara perkara sebelumya, ada 12 perkara sudah dalam tahap I, katanya.

“Untuk Tahun ini (Triwulan 1, 2020) hanya satu perkara yang dilakukan penyilidikan yakni Kapal Nautika. Penyelidikan tahun ini hanya kasus Kapal Nautika sampai saat ini terus diperdalam,” kata Irwan.

Irwan juga meminta kepada wartawan agar bersabar dalam penangan kasus di Pidsus lantaran penyidik sering terkandala dalam situasi covid-19 saat ini sehingga saksi yang dipanggil masih terbatas. Untuk itu apa yang disamapaikan oleh Kajati Malut dalam sambutan puncak Hari Bakti Adhyaksa ke-60 bahwa jangan terburu-buru meningkatkan status suatu perkara, ujarnya. “Apabila cukup bukti maka langsung dinaikan status, secara bertahap akan dilaporkan melalui Kasi Penkum Kejati Malut,” tandasnya. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed