oleh

Masyarakat Kecamatan Galela Utara Demo PT. Brinda Perkasa Jaya

TOBELO, TMc- Masyarakat lingkar tambang Kecamatan Galela Utara Halmahera Utara (Halut), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Senin (20/07/2020) hari ini.

Masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) mendesak Pemerintah daerah (Pemda) Halut, untuk segera menutup PT Berinda Perkasa Jaya, karna diduga menggelapkan pajak galian C.

Perusahaan yang bergerak di bidang material berbatuan (Galian C) yang berkedudukan di desa Bobisingo Kecamatan Galela Utara tersebut, juga telah menggoreskan ketidaknyamanan bagi warga masyarakat lingkar tambang terkait dengan ketidak keterbukaan galian C kepada masyarakat lingkar tambang dimaksud.

Koorinator lapangan(Korlap) Asbar Kuseke dalam penyampaian orasisnya mengatakan, keresahan masyarakat dilingkar tambang kecamatan galela utara tahun 2012, sejak hadirnya PT. Berinda perkasa jaya (BPJ), karna tidak transparansi galian C.

“Aksi yang dilakukan Ampera hari ini menuntut kepada Pemda Halut untuk segera menutup PT BPJ. Dan segera membuka kembali dokumen perjanjian baik IUP dan WIUP, PT. BPJ,” kata Asbar.

Asbar mengatakan, sesuai dengan undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas pasal 74. yang berbunyi perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat lingkar tambang.

“Nampaknya pihak perusahaan mengabaikan peraturan yang berlaku saat ini. Jika tuntutan kami tidak direalisasikan maka kami akan memboikot aktivitas PT.BPJ,” cetusnya. (Nal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed