oleh

Sekda: Anggaran Penanganan Covid 19 Sudah Terpakai 11 Miliar

SANANA, TMc- pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Kepulauan Sula (kepsul) mengalokasikan anggaran penanganan dan pencegahan pencepatan Corona Viris (Covid-19) sebesar 46 milyar dan telah terpakai 11 milyar di antaranya 1 milyar lebih di pakai untuk pembelanjaan Rapid Test.

Paslnya sudah ada penambahan pergeseran anggara yang melebihi dari 11 Milyar namun Tim Gugus tugas penangana Covid-19 Kepsul belum mempublikasikan kepda masyarkat kabuapten kepulauan sula.

Sekretaris Tim Gustu penanganan Covid-19 Kepsul Safrudin Sapsuha,  saat di mintai keterangan ia menyampaikan bahwa, kami masi menunggu laporan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola anggaran yang akan melaporkan realisasinya kepada badan keuangan daerah sehingga tebusan sampai kepada saya.

“karena saya belum mendapat laporan dari keuangan terkait dengan besaran anggran yang telah terpakai, mungkin hari senin atau selasa suda di publikasikan karena kami menunggu laporan dari enam OPD untuk dirangkulkan menjadi satu laporan, jelas sekda kepada awak media.

Lanjut Safrudin, Alokasi anggaran untuk rapid test demi melayani masyarkat cuman ketersediaan rapid test agak terbatas, maka untuk pemberlakuan semntara ini ada skala-skala yang di prioritaskan khusunya orang-orang yang kontak eratnya dengan pasien positif, baru di lakukan rapid test.

Kemudian untuk pelajar atau mahasiswa yang lanjut study di luar Provinsi Maluku Utara, karena diluar maluku utara sudah diberlakukan rapid test, sementara bagi siapa yang melakukan perjalan hanya di dalam maluku utara  cukup mengambil Surat Keterangan Dokter (SKD)  itu yang semntara kami masi jalankan, jelasnya.

Tambahnya. terkhusus pembelanjaan Rapid Test oleh tim gustu Covid-19 di kepulauan sula sebanyak 2000 lebih Paket, yang menelan anggran berkisar 1 Milyar lebih juga.  “rapid test yang kami beli itu dua ribu lebih jadi dalam nominal anggran diperkiraan satu milyar lebih yang kita pakai sementra berjalana ini,” pungkasnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed