oleh

Penanganan Covid-19 di Halteng Menghabiskan Anggaran Rp 9 Miliar Selama 3 Bulan

WEDA, TMc- Untuk memutuskan mata rantai Coronavirus atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), telah menghabiskan dana sebesar 9 miliar dari bulan mei hingga  juli 2020 ini. Hal ini diakui langsung oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halteng Saiful Samad, Selasa kemarin.

Saiful menjelaskan, Anggaran itu di peruntukkan sesuai Surat Kesepakatan Bersama (SKB), ada tiga hal yang di fokuskan antaranya,  Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial Safety. “Jadi dari jumlah total anggaran 23 Miliar itu baru terealisasi 9 Milayar terhitung dari Bulan Mei hingga 2 Juli 2020,” katanya.

Dia bilang,  anggaran Itu semua sudah melekat pada masing-masing instansi,  ada Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana, (BPBD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Weda, Dinas Pekerjaan Umum,  Dinas ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan perindagkop. “Jadi yang lebih jelas, anggaran kegiatan selama covid-19 ini,  itu di masing-masing dinas saya hanya bisa sampaikan secara totalitas,” akunya.

Lanjutnya, Sementara untuk anggaran sisa 14 miliar itu, meski sudah New Normal dalam sisi kesehatan, tapi pada sisi ekonomi  masyarakat tetap harus dijalankan,  karena mungkin ada warga yang sudah kerja dan di PHK,  dan masi ada yang takut untuk keluar.

Lanjutnya, anggaran sisa itu akan di fokuskan pada Ekonomi masyarakat, sehingga dari Perindagkop itu ada di bentuk kelompok-kelompok perbengkelan, pertukangan, ada juga pertanian, dari dinas pangan itu ada juga kelompok perkebunan. “namun kelompok itu juga harus sesuai dengan permintaan, saya hanya menyesuaikan kalau ada permintaan yang lain, itu akan di siapkan,” paparnya.

 

Untuk lama penggunaan anggaran, kaban mengatakan, memang tidak bisa di prediksi kapan selesai karena ini terkait penyakit non alam. “Jadi anggaran covid-19 itu tergantung permintaan dari dinas-dinas misalnya, desa weda masi kurang kelompok untuk bertani,  namun prosesnya harus pembuatan RKB baru di masukkan,” jelasnya. (nho)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed