oleh

Menghadapi Pengcoklitan Bawaslu Kepsul Gelar Diskusi Publik

SANANA, TMc- Diskusi tentang persiapan pengawasan COKLIT Data Pemilih dilakukan oleh Risman Buamona Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) dengan Panwascam Sanana dan Panwas Desa se-kecamatan Sanana di sekretariat Bawaslu Kepulauan Sula, Jl. Pariwisata desa Wai Ipa kecamatan Sanana.

Dalam diskusi tersebut, Risman mengingatkan agar dalam pengawasan pelaksanaan COKLIT, Panwas Desa harus memperhatikan mekanisme dan aturan pemilihan, khususnya yang berhubungan dengan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih, jelasnya.

Selain itu, dalam pengawasan proses Coklit yang akan dimulai tanggal 15 Juli 2020 besok sampai dengan 13 Agustus 2020 yang akan datang, Panwas Desa benar-benar memastikan bahwa PPDP menggunakan panduan yang sudah diberikan oleh KPU serta taat pada PKPU nomor 19 tahun 2019 tentang Pemutakhiran Data dan Pemutakhiran Data Pemilih.

Sehingga kata Risman. PPDP benar-benar secara teknis maupun substansi COKLIT Data Pemilih adalah proses untuk memastikan pemilih yang sudah Memenuhi Syarat (MS), Pemilih Baru, dan Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Menurutnya, hal ini menjadi penting agar PPDP tidak melakukan malpraktik dalam COKLIT Data Pemilih. Malpraktik yang dimaksudkan misalnya, pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dicoret dari Data Pemilih, seperti orang yang sudah meninggal, anak di bawah umur, yang sudah menjadi anggota TNI-Polri, yang masih berada di dalam Data Pemilih.

Penduduk yang pindah domisili ke daerah lain, penduduk yang sudah berubah status dari sipil menjadi anggota TNI atau Polri, penduduk yang belum genap berusia 17 tahun dan belum menikah pada hari pemungutan suara, pemilih yang telah dipastikan tidak diketahui keberadaannya dan pemilih yang tidak dikenal di desa, pemilih yang sudah dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, ujarnya.

Lanjut Risman (Kordiv pengawasan red) Untuk tahapan COKLIT Data Pemilih yang mulai akan dilaksanakan besok, Bawaslu Kepulauan Sula juga menghimbau agar KPU Sepulauan Sula benar-benar memastikan jajarannya di tingkat bawah bekerja berdasarkan petunjuk teknis dan tata laksana yang ada di KPU.

Tambahnya. Dan untuk Partai Politik, Bawaslu Kepulauan Sula juga meminta agar bisa menginformasikan kepada pengurus Partai Politik di tingkat kecamatan dan desa agar membantu melaksanakan pengawasan secara partisipatif dalam tahapan COKLIT Data Pemilih yang dilakukan oleh KPU dan jajarannya.

Selain itu, Bawaslu Kepulauan Sula juga menghimbau kepada seluruh pemerintah desa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan yang ada di kecamatan maupun di desa untuk ikut membantu jajaran Bawaslu di tingkat bawah dalam pengawasan partisipatif Data Pemilih.

“Himbauan-himbauan tersebut dimaksudkan oleh Bawaslu Kepulauan Sula agar dengan pengawasan COKLIT Data Pemilih yang maksimal dan menyeluruh, bisa menghasilkan Data Pemilih yang benar Data serta berkualitas,” himbauan Risman Buamona Kordiv Pengawasan Bawaslu Kepsul. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed