oleh

Waitina Berduka: PMII Desak CV. Permata Hijau Harus Bertanggung Jawab

SANANA, TMc- Akibat curah hujan tinggi yang melanda Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Maluku Utara pada Sabtu, (04/07/2020) kemarin menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan terendam air. Disinyalir banjir tersebut terjadi akibat luapan sungai Waisenga.

Atas bencana yang terjadi tersebut, Ketua Umum PMII Cabang Kepulauan Sula, Sahril Soamole meminta CV. Permata Hijau selaku pihak rekanan harus bertanggung jawab.

Pasalnya, banjir itu terjadi akibat luapan sungai Waisenga yang sudah dibangun bendungan oleh Pemda Sula lewat pihak rekanan, pekerjaannya terbengkalai.

“Sekalipun ini merupakan kuasa tuhan, sesungguhnya kerusakan itu akibat dari ulah manusia, salah satunya dari pihak rekanan CV Permata Hijau yang diduga tidak becus dalam melakukan pekerjaannya saat dipercayakan untuk kerjakan proyek pengerukan sungai Waisenga oleh Pemda Sula,” ungkap Sahril

Lanjutnya. Belanja Pengerukan Sungai Kali Waisenga Desa Waitina pada APBD 2019 Rp. 340 juta ke CV. Permata Hijau telah dicairkan 100%. Namun, progres pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi serta diduga kuat kekurangan volume. “Banjir itu gara – gara luapan sungai Waisenga, masa bendungan yang dibuat itu belum apa-apa juga sudah rusak, bahkan juga tidak selesai pekerjaannya,” ujarnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed