oleh

Kades Lata-Lata Dilaporkan Ke Kejati Malut, Diduga Korupsi DD Sebesar Rp 3 Miliar

TERNATE, TMc- Kepala Desa (Kades) Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Hamahera Selatan (Halsel), Abdul Malik Jama dilaporkan ke Kejati Malut, Jumat (3/07/2020) pagi, sekitar pukul 10.00 WIT.

Kepala Desa (Kades) Lata-Lata Abdul Malik Jama, dilaporkan oleh warganya sendiri atas kasus dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), selama empat tahun menjabat Kades Lata-Lata yakni, pada tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 dengan total anggaran kurang lebih Rp 3 Miliar.

Usai membuat laporan ke Kejati Malut, Arnol Faijin selaku Koordinator Masyarakat Desa Lata-Lata menyampaikan, program kegiatan desa selama 4 tahun tidak pernah berjalan. Namun laporan pertanggungjawaban anggaran setiap tahun trelealisasi 100 persen, sehingga diduga kuat ada pihak terkait yakni BPMD dan Inspektorat Halsel pun ikut bermain dalam pelaporan maupun hasil audit itu sendiri.

Arnol menjabarkan, untuk program kegiatan pembangunan fisik yang tidak dilakukan oleh kades yang pertama tahun 2016 sebanyak 6 Item perkejaan,Tahun 2017 sebanyak 4 Item pekerjaan, tahun 2018 dan 2019 pun sama karena semua item pekerjaan fisik tidak pernah trelealisasi, ungkapanya.

“Untuk program non fisik yakni pendidikan berupa pengadaan fasilitas di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Olah Raga dan anggaran ke Agamaan juga tidak direalisasikan,” kata Arnol.

Sementara itu, Aldy Abas juga menambahkan, semua program yang bersumber dari ADD dan DD sampai saat ini kedes tidak transaparansi terhadap masyarakat. Bahkan program fisik maupun non fisik tidak terlaksana sejak 4 tahun menjabat Kades Lata-Lata, akiu Aldy.

“Anehnya program desa baik fisik maupun non fisik tidak terlaksana namun, tetapi didalam laporan pertanggungjawaban APBDes Desa tercantum 100 persen terlaksana, maka diduga kuat BPMD dan Inspektorat Halsel ikut bermain dalam kasus tersebut,” kata Aldy Abas.

Kasih pengkum Kejati Malut Richard Sinaga saat dikonfirmasi Wartawan membenarkan adanya laporan pengaduan dari warga Desa Lata-Lata Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tersebut.

“Iya benar, tadi ada laporan dugaan korupsi dana ADD dan DD selama 4 tahun dari masyarakat Desa Lata-Lata Halsel terhadap Kepala Desa, Abdul Malik Jama,” jelas Richard.

Dikatakan Richard, laporan pengaduan itu akan disampaikan kepada pimpinan. Selanjutnya, akan menunggu disposisi dari pimpinan untuk di tindaklanjuti. “Nanti kami sampaikan kepada pimpinan, hasil dari disposisi pimpinan akan ditelaah mencari tahu kebenaranya,” ungkap Richard sembari menambahkan, nilai kerugian menurut masyarakat kurang lebih senilai Rp 3 Miliar. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed