oleh

HUT ke-74, Akademisi Minta Polda Tuntaskan Tunggakan Kasus Tipikor

TERNATE, TMc- Kepolisian Daerah Maluku Utara diminta lebih serius dalam proses penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Maluku Utara.

Dosen Hukum Tata Negara, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Abdul Kadir Bubu menyampaikan, bertepatan dengan HUT Bhayangkara yang ke-74 semestinya polda harus lebih tingkatkan penanganan kasus korupsi. Menurut Abdul Kadir Bubu, sejak Polda Malut didirikan, belum ada catatan manis Polda menuntaskan kasus korupsi yang diduga melibatkan kepala daerah.

Dade menyatakan, Dalam hal Kamtibmas, dirinya sangat mengapresiasi Polda, namun dalam hal penanganan kasus korupsi, ia bersama rekan-rekan stakeholder lainnya tidak percaya terhadap Polda karena penanganan kasus-kasus korupsi tidak pernah selesai.

Dade menjabarkan, Seperti kasus dugaan pemotongan dana rutin di Pemkab Taliabu tahun 2016-2017 dan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa di Pemkab Taliabu tahun 2017 dengan tersangka Agusmawati Toyib Koten yang hingga kini belum tuntas kasusnya.

Selain itu, Kasus dana desa di kabupaten Taliabu sangat menghebohkan publik Malut saat itu. Namun dalam perjalanannya, kasus itu tidak lagi diketahui perkembangannya. Olehnya itu, di HUT Bhayangkara ke-74 ini harapan besar penanganan kasus tipikor khusus di Polda Malut tidak ada progres.

Polda Malut dibawa kepemimpinan Irjen (Pol) Rikwanto melalui HUT Bhayangkara dan kenaikan tipe Polda, publik sangat berharap Polda dapat menunjukan kinerja dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kepala daerah. Agar hal itu menjadi catatan buat publik Malut terhadap Kapolda.

“Jangan banyak kasus, cukup satu kasus saja yang diduga melibatkan kepala daerah itu dituntaskan Polda, maka publik akan kembali percaya bahwa Polda memang serius, apalagi itu berhubungan dengan dana desa,” tandas Dade. (Isr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed