oleh

Pansus DPRD Minta Maksimalkan Kinerja Gustu Kecamatan Dan Desa

LABUHA, TMc- Lonjakan kasus positif Covid-19 diangka 35 kasus ditengarai akibat tidak maksimalnya penanganan Gugus Tugas (Gustu) Penanganan dan pencegahan Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Pasien positif tersebut tersebar di tujuh wilayah, yakni Kecamatan Bacan, Bacan Barat, Bacan Timur, Makian Barat, Kayoa dan Obi. Kasus terbesar dari tujuh wilayah itu, ada di Kecamatan Kayoa dengan 10 kasus positif.

Berdasarkan data Gustu Halsel per 27 Juni, Kecamatan Bacan 8 Kasus, Kecamatan Bacan Selatan 6 Kasus, Kecamatan Makian Barat 4 Kasus, Kecamatan Obi 4 Kasus, Bacan Timur 2 Kasus Dan Bacan Timur 2 Kasus.

Terkait dengan peningkatan jumlah kasus yang kian meningkat, menurut wakil ketua pansus Covid-19 DPRD Halsel Fadila Mahmud, Senin (29/6), menuturkan bahwa Gustu Halsel perlu melakukan evaluasi pola pencegahan dan penanganan dalam melihat kondisi tersebut.

Apabila angka kasus positif meningkat signifikan maka langkah dan upaya penanganan lebih dimaksimalkan tim Gustu Halsel, melibatkan setiap Gustu Kecamatan untuk bersinergi menekan penyebaran covid-19 mulai di tingkat Desa.

Gustu Halsel harus memantau peta angka positif covid-19  yang tersebar ditiap Kecamatan, sehingga menjadi fokus utama membantu APD, Masker, Rapid Test kepada puskesmas (UKM) di masing-masing wilayah Kecamatan.

Sambungnya, Gustu harus memastikan sarana prasarana di rusunawa terutama fasilitas hiburan misalnya televisi dan waifi, agar mampu menciptakan kenyamanan secara psikologi biar yang menjalani masa karantina terhibur dan stres terkendali atau berkurang.

“Pemda dan Gustu Halsel harusnya sudah melakukan evaluasi sesuai apa yang dipriotaskan pencegahan penanganan covid-19, untuk belanja alat PCR dalam menangani masalah ini, dan pikirkan tiap Puskesmas di Kecamatan yang punya angka kenaikan kasus positif sudah harus memiliki alat rapid test, sehingga dapat memberikan pelayanan di wilayahnya,” tegas Fadila.

Sekretaris Gustu Covid-19 Halsel Daud Djubedi, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperketat penanganan dan pencegahan Covid-19. Untuk itu, kata Daud, tim Gugus telah memberikan bantuan anggaran unyuk setiap kecamatan di 30 Kecamatan di halsel. “Kita juga sudah fokus untuk penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 dtingkat kecamatan sampai di desa. Untuk Kecamatan kita bantu anggaran 10 juta di tahap pertama dan 15 juta di tahap kedua,”akunya.

Daud berharap dengan langkah pengetatan sampai ditingkat desa dapat m3ncegah penyebaran wabah Covid-19. Sehingga dapat menekan peningkatan kasus Positif di Halsel. “Kita akan terus evaluasi untuk melihat kelemahan-kelemahan kita untuk diperbaiki lebih baik lagi. (lee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed