oleh

Warga Halut Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Di Belakang RSUD Tobelo

TOBELO, TMc- Warga desa Gamsungi Kecamatan Tobelo Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, digegerkan dengan temuan sosok mayat laki-laki dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi terlentang diatas tanah, Senin (29/06/2020) hari ini. Korban diketahui bernama Maher Belianali (63) warga desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, ini ditemukan warga dikebun miliknya sekitar pukul 07.20 WIT.

Kasubag Humas Polres Halut, Iptu. Mansur Basing menjelaskan, kasus gantung diri tersebut dilaporkan warga sekitar Pukul 07.20 WIT bertempat di rumah kebun tepatnya di belakang RSUD Tobelo Desa Gamsungi. “Saat ditemukan korban Maher sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang diatas tanah dan di lehernya terikat tali nilon warna hijau yang telah putus,” kata Mansur.

lanjut Mansur, berdasarkan kronologis kejadian Agusriono (Saksi) menyebutkan bahwa sekitar Pkl 07.20 WIT, dirinya bermaksud datang ke rumah korban hendak meminjam batu gosok lalu tiba-tiba korban sudah terlentang ditanah. Tepatnya di depan rumah kebun korban dan terkait tali nilon berwarna hijau di leher korban dan sudah tidak bernyawa lagi. “Setelah melihat korban, saksi kemudian pergi ke kios yang tak jauh dari kebun yakni Aulia, untuk memberitahukan terkait dengan kejadian tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, menurut istri korban, Ani Saure, (67 tahun) bahwa sebelum kejadian korban bersam-sama istri dan anaknya berada dirumah membahas persoalan dari anaknya yang minta pindah agama dari agama Kristen Protestan pindah ke Pantekosta. Namun korban tidak mengijinkan sehingga terjadi cekcok antara anak dan orang tua. “Beberapa saat kemudian korban mohon pamit pergi ke rumah kebun dan sempat meminta uang kepada istrinya untuk uang sewa bentor menuju ke rumah kebunnya, namun istri tidak memberikan uang yang diminta korban,” terang Mansur.

Mansur menambahkan, setelah disampaikan ke keluarga korban, sekitar Pkl 07.55 Wit, keluarga korban datang dan mengangkat korban menuju ke mobil ambulance untuk dibawa ke rumahnya yang beralamat di belakang gedung Hibualamo Desa Gamsungi. “Pihak keluarga korban tidak mau membawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Namun polisi telah melakukan tindakan lain dengan mendatangi TKP, mengamankan BB dan melakukan penyelidikan,” tutupnya. (Nal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed