oleh

Komisi III DPRD Pulau Morotai, Aksi Mahasiswa Pasang Spanduk Itu Hak Mereka

MOROTAI, TMc- Komisi lll Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Morotai, Hean Rakomole mengatakan bahwa aksi mahasiswa terkait pemasangan sapnduk di depan Kantor DPRD Kabupaten Pulau Morotai. Untuk menjawab hal tersebut mahasiswa harus tanyakan langsung ke Bupati Pulau Morotai, ungkap Hean.

Menurutnya, DPRD Pulau Morotai menanggap masalah terkait aksi mahasiswa dalam melakukan pemasangan spanduk pada Kamis (25/06/2020) kemarin di depan kantor DPRD Pulau Morotai bertulisan “DPRD Pulau Morotai Krisis Fungsi, Aspirasi Rakyat Terlantar, Kalau So Bagini Sapa Mo Help.?”

“Aksi mahasiswa itu sah-sah saja kalau mahasiswa menilai demikian, namun kami tetap menjalankan tugas dan fungsi juga berdasarkan mekanisme dan aturan yang  berlaku,” kata Hean Anggota Komisi lll DPRD Pulau Morotai, kepada media ini, via WhatApp, Sabtu, (27/06/2020) tadi.

Dikatakan bahwa, ditengah pandemi Covid-19 mungkin pandangan mahasiswa reses di laksanakan seadanya, tetapi reses sudah di bahas berdasrakan ABPD jadi suka atau tidak tetap dilaksanakan karena sesuai prosudur, kata Hean.

“Memang pandangan sebagian mahasiswa pasti ini dalam Pandemi Covid-19 biar reses seadanya saja, tapi apakah pembahasan APBD mengenai reses itu dimana.? dalam 1 tahun itu dibagi 3 massa sidang dan itu semua suda tercantum dalam dokumen APBD,” tegasnya.

Politis PDIP ini mengatakan, hal administrasi dan keuangan DPRD itu sudah di atur dalam aturan PP 18/2017. Hanya saja Bupati Pulau Morotai belum menjawab itu.

“Dalam PP 18/2017 itu ada hak administrasi dan keuangan DPRD setiap kegiatan itu berkonsekuensi pada anggaran hal ini yang belum di jawab eksekutif, kalau mahasiswa paling pas tanya di Bupati kalau Bupati oke, malam ini juga kita buka masa sidang,” Jelas Hean. (Iza)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed