oleh

HMI dan Pemuda Desa Pohea Sanana Demo Bupati dan Wakil Bupati Kepsul

SANANA, TMc- Di penghujung akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Henrata Thes dan Julfahri Abd Duwila (HT-Djadi) kini menjadi sorotan dari sejumlah elemen di Kepulauan Sula.

Pasalnya, dipenghujung masa jabatan pasangan (HT-Djadi) yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula kurang lebih hampir lima tahun terdapat sejumlah pekerjaan yang tidak di selesaikan. Bahkan keduanya hanya janji-janji politik yang di tuangkan dalam visi misi pada saat kampanye tahun 2015 lalu hingga memasuki tahun 2020 ini belum ada realisasinya.

Hal tersebut membuat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana dan Pemuda Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara Kepulauan Sula (kepsul) menggelar aksi di depan Polrea Kepulauan Sula sekaligus menyerahkan laporan seujumlah hasil temuan proyek bermasalah kepada Polres Kepsul, pada Sabtu (27/06) hari ini.

Dalam orasi yang di sampaikan oleh Ketua HMI Cabang Sanana, Usman Buamona mengatakan, pada saat mencalaonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula (Hendrata Thes dan Zulfahri Abd Duwila). Keduanya, sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepsul dalam kampanye menyebutkan program 100 hari kerja yang tertuang dalam visi misi. Namun kenyataanya, apa yang dituangkan dalam visi-misi tersebut tidak ada satupun direyalisaikan, hanya janji-janji bohong terhadap masyarakat di Kapupaten Kepulauan Sula (Kepsul), ungkap HMI dalam orasinya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed