oleh

Praktisi Hukum Minta Inspektorat Segera Serahkan Hasil Audit ADD dan DD Desa Wainib Ke Jaksa

SANANA, TMc- Laporan pengaduan BPD dan masyarakat Desa Wainib Kecamatan Sula Besi Selatan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terkait dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada tahun 2016-2017 dan siltap 2017 ke 2018 lalu. Laporan pengaduan tersebut telah mendapat perhatian serius dari pihak Kejaksaan Negeri Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.

Pasalanya, setelah laporan tersebut masuk di Kejaksaan Negeri Sanana, Kejaksaan lansung menyurati pihak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula sehingga dapat membantu dan melaksanakan tugas dan tanggungjawab selaku pengawasan terkait alokasi ADD dan DD.

Selain itu, inspektorat juga telah merespon dengan surat perintah dari Kejaksaan Negeri Sanana sehingga pada Minggu pekan kemarin telah selesainya keterangan para saksi-saksi terkait dugaan korupsi ADD dan DD tersebut.

Tugas dan fungsi Inspektorat juga sudah selesai, namun sampai saat ini hasil audit dari pihak Inspektorat Kepsul tersebut masi berada di meja Kepala Inspektoran, karena sampai hari ini hasil tersebut tidak di serahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sanana.

Terkait keterlambatan tersebut Inspektorat Inspektorat Kepsul mendapat desakan dari salah satu praktisi hukum Armin Soamole saat di konfirmasi, melalui via telepon, Kamis (25/06/2020)  dirinya mengatakan.

“Jika kasus dugaan korupsi Dana Desa yang begitu marak terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula ini, juga menandakan bahwa pihak Inspektorat Kepsul kelihatannya sangat lemah dalam pengawasan dan pengauditan terkait dengan Dana Desa, sehingga masi saja terjadi korupsi Dana Desa, ungkapnya.

Kita bisa dilihat Lanjut Armin, dari beberapa bulan terakhir ini hampir di seluruh Desa di Kepulauan Sula, masyarakat telah melakukan aksi massa dan memasukan pengaduan di pihak penegak hukum terkait dengan ada dugaan korupsi dana desa. Seperti Salah satunya Masyarakat Desa Wainib yang suda memasukan pengaduan di Kejari Sanana, ungkapnya.

Maka dari itu tambahnya, pihak inspektorat harus merespon cepat dalam pengaduan masyarakat dengan mengeluarkan hasil audit dana desa tersebut, sehingga tidak kelihatan pihak Inspektorat melindungi para pelaku dugaan korupsi dana desa yang terjadi di desa wainib maupun desa-desa lain.

Saya berharap, dalam waktu dekat ini suda seharusnya pihak inspektorat menyerahkan hasil Audit ke pihak Kejari Sanana, agar penegakan hukum Kejari Sanana dapat memproses pengaduan masyarakat yang suda berada di meja Kejari Sanana, jangan ada alasan inspektorat soal hasil masih disana-sini itu kesanya buruk, tutupnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed