oleh

DLH : Dugaan Pencemaran Lingkungan BNP Masih di Investigasi

WEDA, TMc- Terkait dugaan pencemaran lingkungan yang mengakibatkan sungai di Desa Wale Kecamatan Weda Utara tercemari akibat ula aktivitas pertambangan Bakti Pertiwi Nusantara (BPN) itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Samsul Bahri mengaku masih melakukan investigasi.

Dari Hasil investigasi,  yang pastinya pihak perusahaan berkewajiban untuk taat semua hasil investigasi, dan pemerintah daerah melalui DLH memantau apakah hasil investigasi bisa ditaati atau tidak.

“Kalau terkonfirmasi hasil investigasi itu bisa ditaati, baru pihaknya akan melakukan komitmen lanjutan bersama perusahaan, untuk tidak lagi diulang kembali, karena ini sudah yang ketiga kalinya DLH memberikan peringatan kepada BPN,” katanya tabu kemarin.

Ia berharap perusahaan juga harus koperatif agar sama-sama menyelesaikan masalah ini, karena sesuai dengan penyampaian ketua tim investigasi baru perbaikan sedimen pondnya.

“Jadi sedimen pondnya itu harus diperbaiki oleh perusahaan, setelah itu hasil berita investigasi akan kami sampaikan ke pers,” janjinya.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan cek lebih dulu berita acara hasil investigasi,  karena ada poin-poin yang menjadi kewajiban pihak perusahaan untuk merecovery buat pemulihan terhadap lingkungan yang ada di sekitar itu. (nho)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed