oleh

Kejati Gandeng KPK Data Aset Pemda Malut

TERNATE, TMc- Kejaksaan Tinggi Maluku Utara gandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui bidang Pencegahan dan Bidang Penindakan bakal akan
mendata semua Asset milik pemerintah daerah Provinsi Maluku Utara. Hal ini disampikan Kasipenkum Kejati Malut, Richar Sinaga kepada Sejumlah wartawan, pada Jumat (19/06/2020).

Pendataan aset pemda Malut ini ditandai dengan gelernya video conference (Vicon) antara KPK, Gubernur Malut, KH abdul Gani Kasuba, dan Kejati Malut yang berlangsung di ruang Kantor Kejati Malut yang beralamat di kelurahan Stadion Kota Ternate Tengah, pada Kamis (18/06/2020) kemarin.

Kata Richard, Vicon akan berkelanjutan dengan KPK, namun yang kedua nanti akan melibatkan seluruh stakeholder termasuk bupati dan walikota. Sebab, aset pemda saat ini masih dikuasai pihak ketiga.

Dijelaskan Richard, Pihak kejati tak mau lagi menunggu data-data Asset milik pemerintah dari instansi atau dinas yang mengelola Asset. Namun sistem yang dibangun adalah jemput bole sehingga akan turun langsung ke lapangan.

“Selama ini kan dari pihak Pemda sangat tertutup, atau kurang berperan aktif dalam melaporkan Asset, makanya arahan pak Kajati kita datangi secara langsung,” ucap Richard.

Richard menuturkan, Jika pihak Pemda tidak memiliki itikad baik dalam menginfentarisir maupun menata kekayaan negara dalam bentuk Asset, maka akan ditempuh secara hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Jika Instansi atau dinas sebagai pengelola Asset membiarkan pihak ketiga yang menguasai Asset, pihak Pemda atau yang bertanggung jawab akan kita proses karena dianggap turut serta membiarkan kekayaan negara berada di tangan pihak ketiga,” tegas Richard. (Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed