oleh

Pansus LKPJ 2019, Menemukan Puluhan Proyek Terbengkalai di Kepsul 

SANANA,TMc- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Peratanggung Jawaban (LKPJ), Tahun Anggaran 2019, telah menemukan puluhan proyek pembangunan yang tak kunjung selelsai di kerjakan di Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabuapen Kepulauan Sula.

Pansus yang di bentuk dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula ini, telah melakukan uji petik lapangan dan menemukan puluhan Proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 tidak memenuhi standar penyelsaiayan.

Ketua pansus, H. Safrin Gailea mengatakan bahwa pekerjaan yang belum di selesaikan tepat waktunya maka pihak ketiga wajib untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang belum di kerjakan.

“Jadi di ingat juga bahwa pekerjaan yang belum terselesaikan maka di kenai sangsinya maka, Pemda kepsul harus menagi keterlambatan dari proyek yang di kerjakan belum selesai tepat waktu, ungkap ketua pansus di ruang komisi II DPRD kepsul Jum’at pekan kemarin.

Menurutnya pihak ketiga yang sepertinya tidak mempunyai niat baik untuk melaksanakan kegiatan pembangunan di sula, maka di tahun-tahun berikutnya mereka tidak diikut sertakan untuk mengerjakan proyek lagi.

“kami mengkaji dari LKPJ yang di sampaikan oleh pemda kepsul terdapat belanja barang dan jasa melampawi anggarannya dari belanja modal, sementar belanja barang dan jasa hanya diperuntuk membelanjakan barang habis pakai, sementra belanja modal itu pergunakan untuk membiayai pembangunan memperoleh anggaran yang jauh berbeda dengan belnja barang dan jasa” Kata mantan sekda yang juha sebagi kerua pansus DPRD Kepsul.

Di tempat yang sama wakil ketua pansus Ramli Sade, menyampaikan, proyek yang kami temukan di lapangan perusahan yang tidk dapat Menyelesaikan pekerjaan proyek di lapangan yakni “pembanguna Air bersi dan perpipaan lingkup kantor bupati, dengan nilai 2,4 Milyar CV Alam Sutra, pengembangan jaringan perpipaan SPAM Desa Bajo, 716 Juta, CV Jaya Lestari. Pembanguna air bersih dan jaringan perpipaan desa Kawata, 658, Juta, CV Alam Sutra, pembanguna Mesjid Fukweu tahap III, 276, CV Dwiyan Pratama, pembangunan bronjong Desa fogi, 581 juta, CV Duta Sarana, pembuatan saluran primer kawasan pasar basanohi, 1,4 Milyar, CV Permata Hijau” unkapnya.

Selain dari iti Lanjut Ramli, pembangunan ruma dianas dokter peraeat dan bidan Desa Waisakai, 656, juta, CV Duta Sarana, pembanguan fasilitasi pendukung kawasan sueering desa mangon, 1,4 milyar, CV Permata Membangun, belanja pemeliharaan trotoar kota sanana Rp 1,4 milyar dari CV Permata Hijau, pembangunan mesjid pohea, 200, juta, CV Dian Pratama.

Tambah Ramli. proyek pembangunan saluran darinase lokasi reklamasi desa fatce 1,4 milyar, pekerjaan badan jalan pancorangkum, senilai 800, juta, pembangunan gejebo lokasi wisata Waka, senilai 100 juta, dan konstruksi pasar sanasi mangoli desa mangoli, 3,7 milyar, di kerjakan CV Bintang Timur, tutupnya. (bht)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed